Pesan Penting Bupati Fauzi Dalam Pembukaan Bimtek Guru PPPK

Redaksi Nolesa

Rabu, 7 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur gelar Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Guru PPPK.

Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Guru Pegawal Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ini bertempat di Gedung Korpri setempat.

Kegiatan peningkatan kompetensi bagi guru PPPK ini bakal dilaksanakan selama tiga hari, yakni sejak Rabu-Jumat 7-9 September 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bimtek tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

Dalam sambutannya Bupati Fauzi menyampaikan banyak hal terkait profesi guru, termasuk guru PPPK.

Baca Juga :  Terus Berbenah, Universitas Annuqayah Libatkan Banyak Pihak Bahas Rencana Strategis

Pertama, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu mengajak para guru PPPK untuk mengabdi dengan sebaik-baiknya.

Kedua, Ketua DPC PDIP tersebut mengimbau guru PPPK harus mempunyai komitmen dan konsisten dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik.

Ketiga, suami Nia Kurnia ini mengajak guru PPPK agar mencintai pekerjaannya. Karena disadari atau tidak menjadi guru merupakan anugerah yang harus disyukuri.

Keempat, guru PPPK harus terus melakukan peningkatan kapasitas serta kemampuannya. Sehingga berefek terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Disdik Sumenep Datangkan Guru Besar Universitas Negeri Malang pada Pelatihan Kepemimpinan Sekolah Unggul

“Seorang guru harus mengembangkan kompetensi, memperkaya wawasan pengetahuan untuk ditransfer ke anak didik supaya menjadi generasi yang pintar, berakhlak mulia dan berkarakter budaya,” pesan Bupati Fauzi di depan para guru PPPK yang bakal mengikuti Bimtek, Rabu 7 September 2022.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Agus Dwi Saputra mengungkapkan Bimtek tersebut akan diikuti sebanyak 427 guru PPPK formasi 2020.

Baca Juga :  LPM Retorika STKIP PGRI Sumenep Gembleng Mahasiswa Jadi Jurnalis Kritis

Hanya saja, ada puluhan guru PPPK yang tidak bisa mengikuti Bimtek tersebut.

“Hanya saja sebanyak 54 orang tidak bisa mengikuti Bimtek disebabkan karena lagi mengikuti pendidikan profesi guru atau PPG 2022,” ungkap Kadis Agus.

Terkait tujuan diadakannya Bimtek tersebut tidak lain untuk memacu semangat para guru PPPK dalam memajukan dunia pendidikan.

“Tujuan Bimtek untuk memotivasi guru PPPK dalam mengembangkan kompetensi keguruan,” terang suami Diah Suryani mengakhiri penjelasannya.(*)


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung
Disdik Sumenep Siapkan Renovasi Rumah Dinas Rusak Guru SDN Berakas Raas
Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur
Nayla Fakhirah Najmy Dinobatkan sebagai Siswi Teladan MTs Al Hasan Giligenting
Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning
Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Bupati Ipuk Bawa Kabar Baik Saat Bertemu Mensos
Mahasiswa Universitas Annuqayah Borong Juara I dan II Lomba Video Konten Literasi

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:22 WIB

KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:29 WIB

Disdik Sumenep Siapkan Renovasi Rumah Dinas Rusak Guru SDN Berakas Raas

Senin, 29 Juni 2026 - 17:34 WIB

Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:32 WIB

Nayla Fakhirah Najmy Dinobatkan sebagai Siswi Teladan MTs Al Hasan Giligenting

Berita Terbaru

Politik

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 Sep 2026 - 20:18 WIB

Nasional

Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom

Senin, 14 Sep 2026 - 19:52 WIB