Merawat Tradisi Lisan Nahdlatul Ulama, Merawat Islam dan Keindonesiaan

Redaksi Nolesa

Rabu, 1 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Tengah, NOLESA.com – Masyarakat Jawa umumnya memiliki kebiasaan berkumpul dan saling berbincang untuk melepas penat setelah melakukan aktivitas berat, atau sekadar mengisi waktu senggang. Agama Islam berhasil menyebar hingga wilayah Nusantara, karena para mubaligh dan Wali Songo melakukan proses akulturasi sehingga Islam dapat diterima oleh masyarakat.

Salah satu jejak ajaran Islam yang dapat dilihat hingga saat ini adalah tasawuf. Para tokoh tasawuf menggunakan kebiasaan masyarakat Jawa yang gemar berkumpul untuk menyebarkan agama Islam.

Yogyakarta merupakan wilayah yang menjadi tonggak dakwah penyebaran Islam di pulau Jawa. Salah satu lokasi yang memiliki aktivitas kultural cukup kuat dapat dijumpai di perbatasan Magelang-DIY.

Di wilayah ini, dijumpai tokoh-tokoh kharismatik Nahdlatul Ulama (NU) yang masih menjadi panutan bagi masyarakat setempat. Beberapa tokoh tersebut antara lain KRT Djayaningrat II di Srumbung, K.H. Nahrowi Dalhar di Muntilan, dan Habib Ahmad Bafaqih di Tempel.

Hingga saat ini, masyarakat setempat masih melestarikan tradisi-tradisi yang ditinggalkan oleh para tokoh tersebut. Misalnya, pementasan wayang kulit sedalu natas (semalam suntuk) di daerah Srumbung, ziarah agung dan pengajian akbar di Muntilan, serta pembacaan simthud duror di Tempel.

Baca Juga :  Seskab Teddy dan Wagub Emil Bahas Percepatan Infrastruktur dan Program Prioritas Presiden di Jatim

Pewarisan nilai-nilai tradisi kepada generasi muda dilakukan sebagaimana para tokoh tasawuf menyebarkan Islam pertama kali, yakni melalui kebiasaan masyarakat Jawa yang kini lebih dikenal dengan istilah tradisi lisan.

Fenomena warisan kultural tokoh Nahdlatul Ulama yang masih bertahan di era milenial inilah yang kemudian menggugah sekelompok mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa Seni dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta untuk melakukan penelitian terhadapnya.

Tim yang diketuai oleh Fahri Hasanuddin Amhar ini meneliti fenomena tersebut dalam wadah  Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang didanai oleh Kemenristekdikti melalui Ditjen Belmawa.

Baca Juga :  UMKM Perempuan Kian Berkembang di Era Digital

“Kami melakukan penelitian mengenai Internalisasi Tradisi Lisan sebagai Mite Masyarakat Islam Nahdlatul Ulama di Perbatasan Magelang-Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian kami ini bagian dari Riset Sosial Humaniora yang didanai oleh Ditjen Belmawa. Kami berharap, temuan-temuan penelitian kami dapat mengenalkan generasi muda terhadap tokoh-tokoh kharismatik NU. Mengapa? Karena menurut kami, nilai-nilai  yang diwariskan oleh tokoh kharismatik tersebut masih relevan untuk kehidupan kini.”

Dalam kegiatan PKM ini, tim peneliti juga menghasilkan luaran berupa buku bergambar, artikel, serta informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.


Penulis : Fadilah W

Editor : Mawar

Berita Terkait

HUT Ke-81 RI Diawali Doa dan Zikir Kebangsaan
Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945
Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot
PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan
Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun
Legislator PKB Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi El Nino, Jangan Sampai Target Produksi Pangan Terganggu
Novita Hardini Soroti Tata Kelola KEK Pariwisata, Nilai Perlindungan Hak Masyarakat Belum Optimal
Anggaran MBG 2027 Diprediksi Menyusut, Banggar DPR Jamin Kualitas Program Tetap Optimal

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:25 WIB

HUT Ke-81 RI Diawali Doa dan Zikir Kebangsaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:07 WIB

Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:33 WIB

PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:20 WIB

Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun

Berita Terbaru