Dinas Kesehatan Sumenep Tingkatkan Pengawasan TBC

Redaksi Nolesa

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri (Foto: Istimewa)

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri (Foto: Istimewa)

SUMENEP, NOLESA.COM – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep, Madura, Jawa Timur terus melakukan langkah nyata dalam menekan kasus tuberkulosis (TBC).

Salah satunya Dinkes P2KB Sumenep memperketat pengawasan terhadap penderita tuberkulosis (TBC) melalui pemantauan rumah ke rumah.

Cara ini dilakukan Dinkes P2KB Sumenep guna memastikan keberlanjutan pengobatan yang menjadi kunci kesembuhan bagi pasien TBC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Achmad Syamsuri, menjelaskan bahwa pemantauan door to door dilakukan secara rutin oleh petugas.

Baca Juga :  Bappeda Bahas Perencanaan Pembangunan Berbasis Data pada Finalisasi Rancangan Perbup Satu Data Kabupaten Sumenep

Dalam program ini, kata Kabid Syamsuri, Dinkes P2KB bekerja sama dengan kader Puskesmas dan kader khusus dari Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (YABHYSA).

“Kami berfokus pada pemantauan untuk memastikan pasien tidak terputus dari pengobatan, karena pengobatan yang kontinu adalah faktor utama dalam keberhasilan penyembuhan TBC,” ujar Syamsuri, Kamis, 20 November 2025.

Syamsuri mengungkapkan bahwa pemantauan ini tercatat dalam sistem informasi TBC nasional yang terhubung langsung dengan Kementerian Kesehatan. Dengan seperti inj memungkinkan koordinasi yang lebih baik dalam pengawasan pengobatan pasien TBC di ujung timur Pulau Madura.

Baca Juga :  Upacara HUT Bhayangkara ke 77 di Sumenep Cukup Khidmat

Selain itu, lanjut Syamsuri, petugas juga memastikan distribusi obat kepada pasien sesuai kebutuhan, dengan pengiriman obat dilakukan secara berkala, mulai dua minggu hingga satu bulan sekali, tergantung pada aksesibilitas wilayah.

“Kami menekankan bahwa konsistensi dalam pengobatan sangat penting. Kami memastikan pasien tetap berobat, meski berada di daerah yang sulit dijangkau. Kunci penyembuhan adalah pengobatan yang tidak boleh terputus selama enam bulan,” tuturnya.

Baca Juga :  Bupati Ji Fauzi Apresiasi Ikhtiar Pencegahan Korupsi di Kabupaten Sumenep

Untuk diketahui, dari data Dinkes P2KB Sumenep, jumlah penderita TBC di daerah tersebut masih tergolong tinggi. Pada 2023 tercatat 2.556 kasus, naik menjadi 2.589 kasus pada 2024. Namun, hingga Oktober 2025, angka tersebut mulai menunjukkan penurunan menjadi 2.294 kasus. Karenanya, Dinkes P2KB Sumenep terus melakukan upaya nyata untuk menekan angka tersebut. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Kabupaten Batang Kejar Lompatan Besar di Porprov 2026, Butuh Sekitar 25 Medali Emas
Di Lumajang, Ketua DPD PDIP Jatim Tegaskan Kekuatan Partai
Mahasiswa Universitas Annuqayah Borong Juara I dan II Lomba Video Konten Literasi
80 Persen Wajah Baru, Berikut Daftar Pengurus JMSI Jatim Periode 2025-2030
Di Bursa Wirausaha Unggulan, Menko Cak Imin Ingin UMKM Jadi Penikmat Pertumbuhan Ekonomi
Enam Poket Sabu Disita, Dua Pemuda Diciduk Satresnarkoba Sumenep
Tak Terhenti oleh PK dan Perlawanan, Eksekusi Putusan Inkracht Tetap Dilaksanakan
Pelantikan JMSI Jatim Dihadiri Dewan Pers

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:08 WIB

Kabupaten Batang Kejar Lompatan Besar di Porprov 2026, Butuh Sekitar 25 Medali Emas

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:52 WIB

Di Lumajang, Ketua DPD PDIP Jatim Tegaskan Kekuatan Partai

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:54 WIB

Mahasiswa Universitas Annuqayah Borong Juara I dan II Lomba Video Konten Literasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 01:07 WIB

80 Persen Wajah Baru, Berikut Daftar Pengurus JMSI Jatim Periode 2025-2030

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:34 WIB

Di Bursa Wirausaha Unggulan, Menko Cak Imin Ingin UMKM Jadi Penikmat Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru

Ketua DPD PDIP Jawa Timur, MH Said Abdullah (Foto: Istimewa)

Politik

Di Lumajang, Ketua DPD PDIP Jatim Tegaskan Kekuatan Partai

Minggu, 14 Jun 2026 - 14:52 WIB

(for NOLESA.COM)

Puisi

Puisi-puisi Moh Sulthanul Ulum

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB