SOSOK, NOLESA.COM – Novita Hardini adalah sosok perempuan yang memadukan kecerdasan, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian.
Sejak Oktober 2024, ia resmi menjadi Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, melanjutkan kiprahnya dalam memperjuangkan isu-isu perempuan, pendidikan, dan ekonomi kerakyatan.
Namun, perjalanan menuju parlemen bukanlah langkah instan, melainkan hasil dari proses panjang yang ditempa melalui pengalaman di berbagai bidang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum terjun ke dunia politik, Novita dikenal sebagai aktris Indonesia. Dunia seni memberinya ruang untuk memahami realitas masyarakat dari berbagai sudut pandang.
Pengalaman itu menjadi bekal berharga ketika ia kemudian memilih jalur pengabdian publik. Sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek ia aktif mendorong pemberdayaan perempuan, peningkatan literasi keluarga, serta kesejahteraan tenaga pendidik di daerah.
Sangat wajar jika beberapa waktu lalu PGRI Trenggalek memberikan anugerah “Bunda Guru” bagi Novita Hardini.
Pendidikan menjadi pilar penting dalam hidupnya. Novita menempuh studi di Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, lalu memperluas wawasan globalnya melalui beasiswa di Universitas Zhejiang, Tiongkok, lewat program ASEAN Digital Economy Shortcourse Scholarship.
Pengalaman akademik internasional ini memperkaya pandangannya tentang pentingnya transformasi digital dalam pembangunan daerah.
Sebagai istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Novita tetap menunjukkan jati diri sebagai perempuan mandiri yang memiliki visi kuat untuk kemajuan masyarakat.
Ia percaya bahwa politik bukan sekadar ruang kekuasaan, melainkan sarana nyata untuk menciptakan perubahan.
Kini, di Senayan, Novita membawa semangat yang sama seperti ketika mengabdi di daerah: menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil, memperkuat peran perempuan, dan memastikan pendidikan serta ekonomi digital menjadi fondasi masa depan bangsa.
Novita Hardini bukan hanya politisi muda, tetapi representasi perempuan Indonesia yang berani melangkah, belajar, dan menginspirasi lewat tindakan nyata. (*)
Penulis : Wail Arrifki










