Menembus Batas: Kisah Inspiratif Qurratul A’yuni Wisudawan Terbaik MTs Nasy-atul Muta’allimin Candi dari Pelosok Gunung Pekol

Redaksi Nolesa

Selasa, 25 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foyo keluarga Qurratul A'yuni wisudawan terbaik MTs Nasy-atul Muta'allimin Candi (Foto: dokumen pribadi)

Foyo keluarga Qurratul A'yuni wisudawan terbaik MTs Nasy-atul Muta'allimin Candi (Foto: dokumen pribadi)

Sumenep, NOLESA.com – Di tengah heningnya sebuah kampung kecil bernama Dusun Gunung Pekol, Desa Jenangger Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, yang terpencil nan jauh dari hiruk pikuk nuansa kota, terdapat seorang gadis yang menorehkan prestasi gemilang.

Gadis itu lahir dengan nama Qurratul A’yuni, gadis berusia 15 tahun itu telah membuktikan bahwa ketekunan dan semangat pantang menyerah dapat mengantarkan seseorang meraih puncak keberhasilan.

Meskipun tinggal di pelosok kampung yang aksesnya serba terbatas, dia berhasil menjadi wisudawan terbaik di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nasy-atul Muta’allimin Candi tempatnya menimba ilmu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Uun warga setempat biasa memanggil anak yang terlahir dari pasangan suami istri Ach. Rasyidi dan Suhartini ini tumbuh dalam lingkungan yang sederhana dan penuh keterbatasan. Namun keterbatasan akses tidak menghalanginya untuk mengejar mimpinya.

Baca Juga :  Laksamana Cheng Ho dan Islamisasi Nusantara

Sejak kecil, ia sudah menunjukkan ketekunannya dalam dunia pendidikan. Meskipun sering ditinggal oleh kedua orang tuanya yang harus merantau untuk mencari nafkah, Uun tetap gigih dalam meniti pendidikannya.

Kerja keras dan dedikasi Uun dalam belajar tidak pernah pudar. Ia selalu tampil sebagai siswi yang rajin dan cerdas di sekolahnya. Nilai-nilai akademisnya yang gemilang dan konsistensinya dalam mencapai target membuatnya selalu menjadi bintang kelas.

Sejak duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga lulus, predikat rangking satu bisa dia pertahankan. Bahkan, ketika dirinya duduk di kelas VII MTs dinobatkan sebagai siswi teladan. Puncaknya, hari ini, Selasa 25 Juni 2024 Uu dinobatkan sebagai wisudawan terbaik.

Penobatan Qurratul A’yuni sebagai wisudawan terbaik Madrasah Tsanawiyah Nasy-atul Muta’allimin Candi, Selasa malam, 25/6/2024 (Foto: istimewa)

Dari kisah perjuangan dan keberhasilan gadis kelahiran 15 November 2009 ini menjadi sumber inspirasi yang tak terhingga. Ia mengingatkan bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika seseorang memiliki tekad yang kuat dan semangat yang tidak pernah padam.

Baca Juga :  Apa Itu Kaum Sofis dan Kenapa Dicap Negatif?

Melalui kegigihan dan dedikasinya, Uun telah membuktikan bahwa batasan-batasan hanya ada dalam pikiran manusia sendiri, dan bahwa impian dapat diwujudkan tanpa mengenal jarak atau latar belakang keluarga.

Atas prestasi Uun ini, Ach. Rasyidi ayahnya mengaku bersyukur atas prestasi yang telah dicapai buah hatinya itu. Karenanya, sebagai orang tua dia menyampaikan banyak terimakasih kepada semua guru di sekolah tersebut yang dengan telaten mendidik dan membimbing putrinya.

“Alhamdulillah, kami yakin prestasi yang diraih oleh Uun tidak semata-mata karena ketekunannya semata melainkan karena do’a dan motivasi dari gurunya,” kata Rasyidi usai menghadiri Wisuda Purna Siswa Madrasah Nasy-atul Muta’allimin Yayasan Al-Jailani, Selasa malam 25 Juni 2024.

Baca Juga :  Lagi, Bupati Ra Fauzi Menerima Penghargaan Bergengsi

Kendati demikian, Rasyidi tidak lantas berbangga diri memiliki anak yang penuh prestasi. Karena baginya yang paling penting dalam menimba ilmu pengetahuan adalah barokah dan memiliki budi pekerti luhur.

“Itu yang paling penting, sebab kalau cuma prestasi akademik hanya akan tercatat dalam angka-angka bukan dalam ingatan sejarah manusia, karenanya menjadi pribadi yang baik dan bermanfaat bagi sesama jauh lebih penting,” tegas dia.

Rasyidi berharap prestasi yang diraih Uun selama menempuh pendidikan di Madrasah Nasy-atul Muta’allimin Candi selama ini menjadi awal yang baik dan diridhai untuk kehidupannya kelak.

“Semoga prestasi ini menjadikan putri kami menjadi insan kamil yang selalu menebar manfaat bagi sesama,” harap Rasyidi.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Mau Tampil dengan Public Speaking Keren? Ikuti 5 Langkah Sederhana ini
5 Manfaat Daun Putri Malu untuk Kesehatan Tubuh
Makna dan Tujuan Jamasan Keris
Apa Perbedaan Generasi Milenial, Gen Z, dan Generasi Alfa?
Kiat Sukses KKN, Nomor 3 Kunci Utama
Abiem Restu Pratama, Prinsipnya Mandiri dan Kerja Keras
Berjuang Tanpa Sosok Ayah Sedari Sekolah, Aliya Pun Wisuda
Haru! Wisuda Akpol setelah Kematian Sang Ibu

Berita Terkait

Selasa, 16 Juli 2024 - 03:25 WIB

Mau Tampil dengan Public Speaking Keren? Ikuti 5 Langkah Sederhana ini

Selasa, 16 Juli 2024 - 02:57 WIB

5 Manfaat Daun Putri Malu untuk Kesehatan Tubuh

Selasa, 16 Juli 2024 - 00:57 WIB

Makna dan Tujuan Jamasan Keris

Senin, 15 Juli 2024 - 07:00 WIB

Apa Perbedaan Generasi Milenial, Gen Z, dan Generasi Alfa?

Jumat, 5 Juli 2024 - 00:25 WIB

Kiat Sukses KKN, Nomor 3 Kunci Utama

Kamis, 4 Juli 2024 - 10:01 WIB

Abiem Restu Pratama, Prinsipnya Mandiri dan Kerja Keras

Senin, 1 Juli 2024 - 10:28 WIB

Berjuang Tanpa Sosok Ayah Sedari Sekolah, Aliya Pun Wisuda

Minggu, 30 Juni 2024 - 01:39 WIB

Haru! Wisuda Akpol setelah Kematian Sang Ibu

Berita Terbaru