Mengenal Hak-Hak Perempuan, Apa Saja?

Redaksi Nolesa

Minggu, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inspirasi, NOLESA.COM – Perempuan adalah pilar penting dalam kehidupan.

Dari mengasuh generasi baru, berkontribusi dalam dunia kerja, hingga memimpin pemerintahan, peran perempuan tidak bisa dipandang sebelah mata.

Namun, dalam perjalanan sejarah, perempuan kerap mengalami diskriminasi, dipinggirkan, bahkan hak-hak dasarnya diabaikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seiring berkembangnya zaman, kesadaran tentang pentingnya kesetaraan gender semakin tumbuh.

Negara melalui berbagai regulasi, lembaga internasional seperti PBB, hingga gerakan masyarakat sipil terus mendorong pengakuan dan perlindungan terhadap hak-hak perempuan.

Baca Juga :  Sering Ngantuk di Tempat Kerja, Ini Cara Mengatasinya!

Hak-hak ini bukanlah hadiah, melainkan sesuatu yang melekat sejak lahir sebagai bagian dari hak asasi manusia.

Lalu, sebenarnya apa saja hak-hak perempuan yang perlu kita ketahui dan junjung bersama?

1. Hak Pendidikan

Pendidikan adalah pintu utama menuju pemberdayaan. Perempuan berhak mengenyam pendidikan tanpa hambatan. Akses yang sama di sekolah, perguruan tinggi, maupun pelatihan kerja membuat perempuan mampu berdiri sejajar dengan laki-laki dalam berbagai bidang.

2. Hak Ekonomi dan Pekerjaan

Setiap perempuan berhak bekerja dengan upah yang adil, kondisi yang aman, serta kesempatan karier yang sama. Hak cuti melahirkan, perlindungan dari pelecehan di tempat kerja, dan kebebasan memilih profesi juga bagian dari perlindungan hukum yang wajib dipenuhi.

Baca Juga :  Merdeka! Nia Kurnia Fauzi

3. Hak Politik dan Partisipasi Publik

Perempuan bukan hanya pemilih, tetapi juga berhak menjadi pemimpin. Mereka berhak ikut serta dalam politik, duduk di parlemen, atau memegang jabatan publik lainnya. Kehadiran perempuan dalam ruang pengambilan keputusan menjamin kebijakan lebih adil dan berpihak pada semua kalangan.

4. Hak atas Kesehatan dan Keselamatan

Baca Juga :  Menggugah Hati, Perjuangan Ali Ihsan Jemaah Haji Difabel Selama di Mekah

Hak perempuan mencakup layanan kesehatan yang memadai, terutama terkait kesehatan reproduksi dan maternal. Selain itu, perempuan berhak hidup tanpa kekerasan, baik fisik, seksual, maupun psikis. Negara dan masyarakat wajib memberi perlindungan nyata terhadap hak ini.

5. Hak di Rumah dan Kehidupan Sosial

Di ranah domestik, perempuan berhak dihargai sebagai pasangan yang setara. Mereka berhak menentukan pilihan hidup, mengemukakan pendapat, dan terbebas dari praktik diskriminatif. Keluarga yang adil akan melahirkan generasi yang lebih sehat secara emosional maupun sosial.

Penulis : Wail Arrifki

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Udik DRT Raih Santri Award 2026 Kategori Penggerak Ekonomi Warga NU
Dr. Arif Firmanto Terima Anugerah Tokoh Perencanaan Pembangunan Daerah Inovatif dan Strategis
Desa Maju vs. Desa Tertinggal, Apa Bedanya?
Pramoedya Ananta Toer dan Tanah yang Tak Mengenalinya
Nyaman dalam Ketakutan
Sepiring Kenangan dari Kota Madiun
Dari Panimbang ke Houston: Jalan Panjang Sang Guru Besar
Pernah Jabat Ketua Cabang PMII dan GP Ansor, Kini Muhri Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Udik DRT Raih Santri Award 2026 Kategori Penggerak Ekonomi Warga NU

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Dr. Arif Firmanto Terima Anugerah Tokoh Perencanaan Pembangunan Daerah Inovatif dan Strategis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Desa Maju vs. Desa Tertinggal, Apa Bedanya?

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:03 WIB

Pramoedya Ananta Toer dan Tanah yang Tak Mengenalinya

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:17 WIB

Nyaman dalam Ketakutan

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB