Sejarah Hari Pangan Sedunia yang Diperingati Setiap 16 Oktober

Redaksi Nolesa

Senin, 16 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inspirasi, NOLESA.com – Hari Pangan Sedunia atau World Food Day yang diperingati setiap tanggal 16 Oktober, merupakan momen penting dalam mengekspresikan solidaritas dan dukungan terhadap upaya global untuk mengakhiri kelaparan.

Untuk memahami sejarah Hari Pangan Sedunia (World Food Day) kita perlu melihat peristiwa dan perkembangan yang membentuknya.

Pada tahun 1945, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) didirikan sebagai respons atas kengerian Perang Dunia II. PBB memandang bahwa ketidakamanan pangan adalah salah satu isu utama yang perlu diatasi. Pada tahun 1979, Konferensi Pangan Dunia pertama diadakan, yang menciptakan momentum untuk fokus pada keamanan pangan dan keberlanjutan pertanian.

Namun, Hari Pangan Sedunia secara resmi ditetapkan pada tahun 1981 oleh Majelis Umum PBB. Keputusan ini seiring dengan Resolusi 35/70 yang mengundang negara-negara anggota dan organisasi internasional untuk merayakannya secara bersamaan pada tanggal 16 Oktober setiap tahunnya. Tanggal tersebut dipilih untuk mengenang berdirinya Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) pada tahun 1945.

Baca Juga :  Jangan Rusak Pahala Jum’at Mu dengan Khotbah Provokatif

FAO berperan kunci dalam perjuangan global melawan kelaparan. Mereka bekerja untuk meningkatkan produksi pangan, mengurangi kerugian pangan, dan memastikan akses yang setara terhadap pangan bagi semua. Hari Pangan mempromosikan kesadaran tentang peran penting pertanian, petani, dan produksi pangan dalam memerangi kelaparan.

Seiring berjalannya waktu, Hari Pangan Sedunia juga menjadi platform untuk membahas isu-isu terkait pangan dan pertanian yang semakin kompleks. Hal ini mencakup ketahanan pangan, perubahan iklim, dan perdagangan pangan. Acara-acara dan kampanye dilakukan di seluruh dunia untuk menyoroti pentingnya mendukung petani, mendistribusikan pangan dengan adil, dan mengurangi kerugian makanan.

Baca Juga :  Dorong Pelayanan Maksimal, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan Pegawai Non ASN Disdukcapil

Hari Pangan bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga mengilhami tindakan nyata. Dalam upaya mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB, khususnya Tujuan 2 yang berfokus pada “Pemberantasan Kelaparan,” Hari Pangan memberikan kesempatan bagi individu, pemerintah, dan organisasi untuk bekerja bersama-sama dalam menciptakan dunia tanpa kelaparan.


Penulis : redaksi

Diolah dari berbagai sumber

Berita Terkait

Pramoedya Ananta Toer dan Tanah yang Tak Mengenalinya
Nyaman dalam Ketakutan
Sepiring Kenangan dari Kota Madiun
Dari Panimbang ke Houston: Jalan Panjang Sang Guru Besar
Pernah Jabat Ketua Cabang PMII dan GP Ansor, Kini Muhri Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Sumenep
Dari Pelosok Desa, Julhan Irfandi Membuktikan Pendidikan dapat Diperjuangkan
10 Manfaat Buah Salak untuk Kesehatan, Nomor 5 Cocok untuk Cuaca Saat ini
Tak Semungil Bentuknya, Ternyata Jeruk Mandarin Kaya Vitamin

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:03 WIB

Pramoedya Ananta Toer dan Tanah yang Tak Mengenalinya

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:17 WIB

Nyaman dalam Ketakutan

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:25 WIB

Sepiring Kenangan dari Kota Madiun

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:25 WIB

Dari Panimbang ke Houston: Jalan Panjang Sang Guru Besar

Selasa, 7 April 2026 - 12:59 WIB

Pernah Jabat Ketua Cabang PMII dan GP Ansor, Kini Muhri Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Sumenep

Berita Terbaru