Meski Belum Bisa Membaca, Dekatkanlah Anak-Anak dengan Buku, Ini Manfaatnya

Redaksi Nolesa

Rabu, 26 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inspirasi, NOLESA.COM – Banyak orang tua mungkin berpikir bahwa mengenalkan anak dengan buku hanya bermanfaat ketika mereka sudah bisa membaca.

Namun, kenyataannya, manfaat memperkenalkan buku kepada anak-anak sejak dini jauh lebih luas dan mendalam daripada sekadar kemampuan membaca.

Dalam artikel ini, kita akan membahas manfaat dari memperkenalkan anak-anak yang belum bisa membaca dengan buku, yang mencakup perkembangan kognitif, emosional, serta sosial mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manfaat Memperkenalkan Anak dengan Buku

1. Memperkaya Kosakata

Dari segi perkembangan kognitif, buku dapat memperkaya kosakata anak-anak.

Ketika orang tua membacakan buku kepada anak, mereka memperkenalkan kata-kata baru yang mungkin tidak ditemukan dalam percakapan sehari-hari.

Kosakata yang lebih luas akan membantu anak-anak memahami lebih banyak konsep dan ide ketika mereka mulai belajar membaca sendiri.

2. Merangsang Imajinasi Anak

Kedua, memperkenalkan anak-anak dengan buku dapat merangsang imajinasi dan kreativitas mereka.

Baca Juga :  Terbaru di RSUD Sumenep, Ada Rehabilitasi Gratis Bagi Pecandu Narkoba

Buku-buku cerita penuh dengan gambar-gambar menarik dan narasi yang menggugah rasa ingin tahu.

Melalui cerita-cerita ini, anak-anak diajak berkelana ke dunia-dunia baru yang belum pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Imajinasi yang terbangun dari cerita-cerita ini membantu mereka mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan solutif, yang akan sangat berguna dalam kehidupan mereka nantinya.

Anak-anak yang terbiasa mendengarkan cerita juga cenderung lebih mudah membuat cerita mereka sendiri, yang merupakan bentuk lain dari ekspresi diri dan kreativitas.

3. Memperkuat Hubungan Emosional Orangtua-Anak

Ketiga, dari sudut pandang emosional, waktu yang dihabiskan bersama buku dapat memperkuat ikatan antara orang tua dan anak.

Saat orang tua membacakan cerita, anak-anak merasakan kehangatan, kasih sayang, dan perhatian yang diberikan oleh orang tua mereka.

Momen seperti itu akan memberikan rasa aman dan nyaman yang penting bagi perkembangan emosional mereka.

Baca Juga :  Tuntunan Memilih Pemimpin ala Islam

Selain itu, cerita dalam buku seringkali menggambarkan berbagai situasi emosional yang berbeda, membantu anak-anak mengenali dan memahami perasaan mereka sendiri serta perasaan orang lain.

Dengan demikian, buku dapat menjadi alat yang efektif dalam mengajarkan empati dan keterampilan sosial lainnya.

4. Melatih Membaca Sejak Dini

Memperkenalkan buku kepada anak-anak juga dapat membangun kebiasaan membaca sejak dini.

Anak-anak yang terbiasa melihat dan mendengar cerita dari buku akan mengembangkan minat dan kecintaan terhadap buku dan membaca.

Kebiasaan ini sangat penting karena membaca adalah salah satu keterampilan dasar yang sangat menentukan dalam keberhasilan akademik dan profesional di masa depan.

Anak-anak yang gemar membaca cenderung memiliki kemampuan akademik yang lebih baik, karena mereka memiliki akses yang lebih luas terhadap berbagai informasi dan pengetahuan.

5. Mengantarkan Anak pada Jendela Dunia

Baca Juga :  Ini Pengakuan Pelatih DASC Terkait 13 Medali yang Baru Diraih

Selain itu, buku juga memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar tentang dunia di sekitar mereka.

Melalui buku, anak-anak dapat mengenal berbagai budaya, tempat, dan konsep yang mungkin tidak mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya, buku tentang hewan, alam, atau tempat-tempat eksotis dapat membuka wawasan mereka tentang keberagaman dunia. Ini membantu anak-anak mengembangkan pemahaman yang lebih luas dan terbuka terhadap perbedaan.

6. Membangun Keterampilan Anak

Manfaat lain dari memperkenalkan anak-anak dengan buku adalah membangun keterampilan mendengarkan dan berkonsentrasi.

Ketika mendengarkan cerita, anak-anak belajar untuk fokus dan memperhatikan alur cerita yang sedang dibacakan. Ini membantu mereka mengembangkan kemampuan untuk mendengarkan dengan baik dan berkonsentrasi, yang merupakan keterampilan penting dalam proses belajar.

Selain itu, aktivitas ini juga mengajarkan kesabaran, karena anak-anak harus menunggu sampai cerita selesai untuk mengetahui akhir dari kisah tersebut.

Penulis : Wail Arrifki

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Kiat Sukses KKN, Nomor 3 Kunci Utama
Abiem Restu Pratama, Prinsipnya Mandiri dan Kerja Keras
Berjuang Tanpa Sosok Ayah Sedari Sekolah, Aliya Pun Wisuda
Haru! Wisuda Akpol setelah Kematian Sang Ibu
Jurus Jitu Mengatasi Masalah: Tenang dan Tetap Positive Thinking
7 Kiat Sukses bagi Gen Z, Apa Saja?
Kenapa Generasi Muda Sering Disebut “Generasi Jompo”, Apa Penyebabnya?
Sangat Dianjurkan, Ini Manfaat Bangun Pagi!

Berita Terkait

Jumat, 5 Juli 2024 - 00:25 WIB

Kiat Sukses KKN, Nomor 3 Kunci Utama

Kamis, 4 Juli 2024 - 10:01 WIB

Abiem Restu Pratama, Prinsipnya Mandiri dan Kerja Keras

Senin, 1 Juli 2024 - 10:28 WIB

Berjuang Tanpa Sosok Ayah Sedari Sekolah, Aliya Pun Wisuda

Minggu, 30 Juni 2024 - 01:39 WIB

Haru! Wisuda Akpol setelah Kematian Sang Ibu

Sabtu, 29 Juni 2024 - 05:27 WIB

Jurus Jitu Mengatasi Masalah: Tenang dan Tetap Positive Thinking

Jumat, 28 Juni 2024 - 06:01 WIB

7 Kiat Sukses bagi Gen Z, Apa Saja?

Jumat, 28 Juni 2024 - 05:09 WIB

Kenapa Generasi Muda Sering Disebut “Generasi Jompo”, Apa Penyebabnya?

Rabu, 26 Juni 2024 - 22:52 WIB

Sangat Dianjurkan, Ini Manfaat Bangun Pagi!

Berita Terbaru

Sujono (Foto: dokumen pribadi)

Mimbar

Kenapa Kita Yakin Bahwa Anak-anak Itu Memberi Kebahagiaan?

Jumat, 12 Jul 2024 - 08:15 WIB

Mahasiswa Unija Sumenep gelar talkshow bahaya dan dampak kekerasan seksual, Kamis 11/7/2024 (Foto: istimewa)

Pendidikan

Aksi Mahasiswa Sumenep Antisipasi Kekerasan Seksual

Jumat, 12 Jul 2024 - 07:00 WIB

Mimbar

Prabowo-Gibran dan PR Menata Ulang Indonesia

Kamis, 11 Jul 2024 - 21:14 WIB