SSIC Resmi Berdiri di Kota Yogya, Disiapkan Jadi Pusat Dakwah dan Kegiatan Islam

Redaksi Nolesa

Selasa, 15 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA, NOLESA.COM – Gedung Sunardi Syahuri Islamic Center (SSIC) resmi berdiri dan mulai dimanfaatkan sebagai pusat dakwah serta berbagai kegiatan keislaman di Kota Yogyakarta. Gedung yang berada di Jalan Ipda Tut Harsono, Umbulharjo, tersebut diresmikan Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama Noor Liesnani Pamela, istri almarhum Sunardi Syahuri, pada Minggu (13/9/2026).

Peresmian SSIC menjadi bagian dari upaya keluarga almarhum Sunardi Syahuri untuk melanjutkan kiprah dakwah yang selama ini dijalankan. Pemerintah Kota Yogyakarta menyambut baik kehadiran gedung tersebut karena dinilai dapat menyediakan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial.

Hasto mengatakan keberadaan SSIC diharapkan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan gedung tersebut juga menjadi bentuk keberlanjutan dari semangat almarhum Sunardi Syahuri dalam mengembangkan dakwah Islam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gedung Sunardi Syahuri Islamic Center diresmikan hari ini. Saya percaya manfaatnya akan besar sekali,” ujar Hasto.

Baca Juga :  2025, Bupati Fauzi Kembali Serahkan Tunjangan Kehormatan kepada 1.225 Guru Ngaji

Gedung SSIC memiliki empat lantai dan berada di kawasan selatan kompleks Balai Kota Yogyakarta. Sejumlah fasilitas tersedia di dalamnya, mulai dari ruang perkantoran, musala, perpustakaan, ruang rapat, hingga ballroom.

Hasto berharap SSIC tidak hanya menjadi tempat aktivitas organisasi keagamaan, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan. Salah satunya kegiatan manasik haji dan umrah.

“Mudah-mudahan SSIC ini akan menjadi tempat yang barokah,” katanya.

Dalam peresmian tersebut, Hasto turut mengenang sosok Sunardi Syahuri sebagai ulama sekaligus pengusaha yang memiliki perhatian terhadap pengembangan dakwah Islam. Kiprah tersebut tidak hanya dilakukan di Kota Yogyakarta, tetapi juga di berbagai wilayah lainnya.

Hasto mengungkapkan sejumlah kontribusi Sunardi di bidang keagamaan ketika dirinya masih menjabat sebagai Bupati Kulon Progo. Di antaranya keterlibatan dalam pembangunan masjid dan pondok pesantren, termasuk Pesantren Ash-Shiddiqiyyah di kawasan Waduk Sermo serta pendirian SMA Abu Bakar di Kulon Progo.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Geser Empat Pejabat Pratama untuk Perkuat Kinerja Pemerintahan

Selain bidang dakwah, Hasto juga mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan keluarga melalui usaha Pamella. Salah satunya program bedah rumah bagi masyarakat di Kota Yogyakarta melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Menurut Hasto, sedikitnya 15 rumah telah mendapatkan bantuan melalui program tersebut. Bantuan itu diberikan tanpa menggunakan anggaran pemerintah.

“Terima kasih membantu bedah rumah untuk masyarakat di Kota Yogyakarta ini. Sudah lima belas rumah yang diselesaikan tanpa APBD, tanpa APBN tapi oleh Pamela,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan keluarga almarhum Sunardi Syahuri, Bangun Wahyu Aji Putra, mengatakan pembangunan SSIC merupakan bagian dari ikhtiar keluarga untuk meneruskan rekam jejak dakwah yang telah dilakukan Sunardi.

Menurut Bangun, SSIC diharapkan menjadi wadah bagi generasi berikutnya untuk meneruskan semangat dakwah almarhum. Gedung tersebut juga tidak hanya diperuntukkan bagi aktivitas internal lembaga, tetapi terbuka untuk dimanfaatkan masyarakat.

Sejumlah fasilitas dan kantor berada di dalam gedung SSIC, antara lain kantor Hasuna Tour yang bergerak di bidang perjalanan umrah dan haji, kantor Multazam Dakwah, Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, serta kegiatan dakwah Yayasan Muqtadin yang didirikan almarhum Sunardi.

Baca Juga :  3 Tahun Kepemimpinan Bupati Haji Achmad Fauzi Wongsojudo, Indeks Kesalehan Sosial Terus Naik

Masyarakat Yogyakarta juga dapat menggunakan ruang pertemuan di SSIC untuk kegiatan pengajian. Penggunaan ruang tersebut tidak dikenai biaya sewa.

“Di sini ada beberapa meeting room kita berikan kesempatan untuk masyarakat Yogya yang mau memakai untuk pengajian. Free, tidak ada sewa tempat,” jelas Bangun.

Meski tidak dikenai biaya sewa, pengguna ruangan dapat memberikan pengganti biaya kebersihan maupun kebutuhan pendukung kegiatan.

Bangun menambahkan, pembangunan SSIC tidak terlepas dari keinginan keluarga untuk menjaga kesinambungan dakwah Sunardi Syahuri. Semangat tersebut juga diwujudkan melalui berbagai aktivitas sosial yang dilakukan keluarga.

Zakat, sedekah, infak, dan program CSR menjadi bagian dari aktivitas tersebut dengan harapan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026
Cegah Kebakaran, Warga Sumenep Diminta Hindari Pembakaran Terbuka

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:11 WIB

BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB