BI Nobatkan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan sebagai Pesantren Ter-Digital di Jatim

Redaksi Nolesa

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengasuh Ponpes Al-Amien Prenduan, KH. Achmad Fauzi Tidjani saat menerima penghargaan dari BI di di Hotel Double Tree, Surabaya, Jumat, 28/11/2025 (Foto: Ist)

Pengasuh Ponpes Al-Amien Prenduan, KH. Achmad Fauzi Tidjani saat menerima penghargaan dari BI di di Hotel Double Tree, Surabaya, Jumat, 28/11/2025 (Foto: Ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep, Madura, menerima anugerah sebagai Pesantren Ter-Digital dari Bank Indonesia (BI).

Penghargaan tersebut diserahkan dalam gelaran Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Jawa Timur di Hotel Double Tree, Surabaya, Jumat, 28 November 2025.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Achmad Fauzi Tidjani, hadir langsung untuk menerima penghargaan tersebut.

Predikat ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan pesantren dalam menerapkan sistem digital secara menyeluruh di berbagai lini kegiatan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Al-Amien Prenduan memang menjadi salah satu pesantren yang konsisten berinovasi.

Penerapan digitalisasi tidak hanya dilakukan pada sistem tata kelola dan administrasi, tetapi juga pada unit usaha, koperasi pesantren (Kopontren), hingga layanan pembayaran dan transaksi keuangan para santri

Baca Juga :  Pesan Bupati Fauzi, Santri Tetap Siaga Membela Tanah Air

Seluruh proses transaksi kini telah beralih sepenuhnya ke metode non-tunai, sehingga lebih transparan, efisien, dan aman.

Bank Indonesia menilai Al-Amien Prenduan sebagai contoh pesantren yang berhasil memadukan kearifan lokal dengan kemajuan teknologi.

Transformasi digital yang dijalankan bukan hanya menjawab kebutuhan era modern, tetapi juga memperkuat daya saing pesantren sebagai institusi pendidikan berbasis tradisi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Baca Juga :  Nia Kurnia Fauzi Sampaikan Dua Kunci Sukses Pelaksanaan PAUD

KH. Achmad Fauzi Tidjani menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi baru bagi seluruh jajaran pondok.

Menurutnya, digitalisasi merupakan kebutuhan penting dalam pengelolaan pesantren masa kini, namun tetap harus berpijak pada nilai-nilai khas pesantren yang telah diwariskan para ulama.

“Kami berkomitmen untuk terus melangkah maju mengikuti perkembangan teknologi, tetapi tidak melupakan akar tradisi pesantren yang menjadi ruh pendidikan kami,” pungkasnya. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Inovasi Layanan Pendidikan, Bupati Bangkalan Luncurkan Bus Sekolah Gratis
Pasca Banjir Aceh, PKB Siapkan Program Pendidikan Gratis Bagi Santri Darul Munawwarah
Dr. Ir. Rudiyanto Resmi Dilantik sebagai Ketua Umum PPIA UPN “Veteran” Yogyakarta
Wisuda ke-IV UNIBA Madura Cetak Sarjana Ekbis dan Sainstek
Unija Madura Kukuhkan 285 Perawat dan Bidan
Pengembangan Hutan Kampus Universitas Annuqayah Dapat Dukungan Alumni dan Simpatisan
Strategi SMA DDI Masalembu untuk Mempercepat Pemerataan Pendidikan
Dari Refleksi ke Regenerasi: Semangat Baru Awardee LPDP UNS dalam Menata Arah Gerakan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:55 WIB

Inovasi Layanan Pendidikan, Bupati Bangkalan Luncurkan Bus Sekolah Gratis

Minggu, 4 Januari 2026 - 19:34 WIB

Pasca Banjir Aceh, PKB Siapkan Program Pendidikan Gratis Bagi Santri Darul Munawwarah

Selasa, 16 Desember 2025 - 15:03 WIB

Dr. Ir. Rudiyanto Resmi Dilantik sebagai Ketua Umum PPIA UPN “Veteran” Yogyakarta

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:52 WIB

Wisuda ke-IV UNIBA Madura Cetak Sarjana Ekbis dan Sainstek

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:41 WIB

Unija Madura Kukuhkan 285 Perawat dan Bidan

Berita Terbaru