Bakti Pada Negeri, RSUD Sumenep Layani Operasi Celah Bibir dan Lelangit Gratis

Redaksi Nolesa

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, dr. Erliyati, M.Kes

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, dr. Erliyati, M.Kes

SUMENEP, NOLESA.COM – RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Madura, Jawa Timur, menjadi tempat bakti sosial penanganan celah bibir dan lelangit.

Bakti sosial ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat kolaboratif hasil sinergi antara Departemen Bedah Mulut dan Maksilofasial FKG Universitas Airlangga (UNAIR), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Sumenep, dan RSUD dr. H. Moh. Anwar.

Kegiatan kolaboratif ini dilaksanakan sejak 19 sampai 21 Juni 2025 di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep ini mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Dokter Gigi Kabupaten Sumenep dalam Manajemen Cleft dan Dental Emergency melalui Pendekatan Edukasi dan Intervensi KlinisKlinis”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini akan menyasar dua fokus utama yakni edukasi tenaga medis dan intervensi klinis bagi pasien celah bibir dan lelangit (cleft lip and palate).

Baca Juga :  Menang Gugatan, SEMA UIN SUKA Lakukan Sujud Syukur

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar dokter Erliyati melalui Kasi Informasi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Erfin Sukayati, mengatakan bahwa acara tersebut, menjadi momen penting untuk memperluas akses layanan spesialis di Sumenep, terutama bagi masyarakat kurang mampu.

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak dengan kelainan celah bibir dan lelangit juga punya kesempatan untuk pulih dan tersenyum dengan percaya diri,” jelas dia, Kamis 19 Juni 2025.

Selain itu, kata Erfin, RSUD dr. H. Moh. Anwar ingin menunjukkan bahwa rumah sakit daerah pun mampu menjadi pelopor perubahan, selama mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk lintas sektoral.

“Kami di RSUD Moh. Anwar terbuka untuk inisiatif-inisiatif kolaboratif semacam ini, apalagi jika dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Terpisah, Koordinator Pelaksana Pengmas Bedah Mulut di Kabupaten Sumenep drg. Azmi F. Nurwansyah menjelaskan, rangkaian kegiatan akan dimulai pada 19 Juni dengan proses screening pasien.

Baca Juga :  Rancangan Undang-Undang Kekerasan Seksual Hari ini Disahkan

Sebanyak 10 pasien terpilih akan menjalani operasi secara gratis yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari berikutnya, 20–21 Juni. Tindakan operasi akan dilakukan dengan pembiusan lokal maupun umum, tergantung kondisi klinis pasien.

“Operasi ini tidak hanya memperbaiki bentuk fisik, tetapi juga memulihkan psikologis anak dan keluarganya. Ini bentuk kepedulian bersama agar mereka tidak merasa terabaikan,” terang dokter Azmi.

Selain tindakan medis, akan digelar pula seminar kedokteran gigi pada 21 Juni yang diikuti oleh 70 dokter gigi dari seluruh wilayah Kabupaten Sumenep. Seminar tersebut, akan mengangkat dua topik penting: Cleft Lip and Palate dan Dental Emergency, sebagai upaya memperkuat kapasitas dokter gigi dalam menangani kasus serupa di daerah masing-masing.

Baca Juga :  Satpol PP Sumenep Libatkan Warga Desa Berantas Rokok Ilegal

Menurut drg. Azmi, seminar itu menjadi peluang besar untuk memperkaya pengetahuan para dokter gigi di daerah, yang seringkali berada di garis depan dalam merespons kasus kelainan bawaan atau kegawatdaruratan gigi.

“Dengan seminar ini, kami ingin para dokter gigi di Sumenep lebih siap dan percaya diri dalam bertindak,” jelasnya.

Menurutnya juga, dipilihnya Kabupaten Sumenep sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan, hal itu disebabkan karena masih cukup banyak kasus cleft di daerah ini yang belum tertangani maksimal. Terlebih, kondisi geografis kepulauan membuat akses terhadap layanan kesehatan spesialis menjadi tantangan untuk dinikmati.

“Kerja sama ini adalah bentuk komitmen bahwa jarak dan letak geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi warga untuk mendapatkan pelayanan terbaik,” jelasnya.(*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I
BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando
SSIC Resmi Berdiri di Kota Yogya, Disiapkan Jadi Pusat Dakwah dan Kegiatan Islam
Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura
Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom
Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata
Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani
Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I

Rabu, 16 September 2026 - 11:02 WIB

BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando

Selasa, 15 September 2026 - 11:34 WIB

SSIC Resmi Berdiri di Kota Yogya, Disiapkan Jadi Pusat Dakwah dan Kegiatan Islam

Senin, 14 September 2026 - 20:18 WIB

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 September 2026 - 14:59 WIB

Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Psychological Safety

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:52 WIB

Politik

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 Sep 2026 - 20:18 WIB