Pinjamlah Hatiku yang Kau Lukai

Redaksi Nolesa

Minggu, 6 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergeseran siang ke malam

Tak semudah melihat Matahari tenggelam

Sepintas hanya pertukaran Matahari dan Bulan

Begitu pun cara Tuhan membalas perlakuan

Sehingga kau tak sadar jika itu balasan

Baca Juga :  Kreolisasi Bahasa

Memang, darah tumpa tak selamanya berbayar nanah

Tapi rasa perihnya pasti sama

Dan ketika itu

Baca Juga :  Puisi-Puisi Muhammad Asqalani eNeSTe

Hatiku berkata

Kawan…

Pinjamlah hatiku yang kau lukai

Kau tak perlu membeli

Sebab, memilikinya berarti mati

Padike, 2018

Berita Terkait

Puisi-puisi Wail Arrifqi
Melampaui Bayang-Bayang Sherlock: Enola Holmes sebagai Alegori Kebangkitan Suara Perempuan
ASN Belajar dan Spirit Bulan Muharram: Hijrah Menuju Keberdampakan
Pendaki FOMO: Saat Foto Lebih Penting daripada Keselamatan
Tidak Apa-apa Jika Hari Ini Tidak Baik-Baik Saja
Kisah Tentang Luka, Harapan, dan Penerimaan Diri
Bajjra 3: Refleksi atas Fenomena Pendidikan Saat ini (Bagian II)
Antara Mie Instan dan Masa Depan: Seni Mengelola Uang Saku KIP Kuliah di Tanah Rantau

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:01 WIB

Puisi-puisi Wail Arrifqi

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:51 WIB

Melampaui Bayang-Bayang Sherlock: Enola Holmes sebagai Alegori Kebangkitan Suara Perempuan

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:48 WIB

ASN Belajar dan Spirit Bulan Muharram: Hijrah Menuju Keberdampakan

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:57 WIB

Pendaki FOMO: Saat Foto Lebih Penting daripada Keselamatan

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:57 WIB

Tidak Apa-apa Jika Hari Ini Tidak Baik-Baik Saja

Berita Terbaru