Sangat Sederhana, Kunci Hidup Barokah Menurut Habib Luthfi bin Yahya

Redaksi Nolesa

Jumat, 30 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mimbar, NOLESA.com — Orang hidup di dunia semua berharap bahagia dan terbebas dari segala kesengsaraan hidup.

Dengan kata lain selama hidup di dunia kaya raya, bahagia dan ketika mati masuk surga.

Namun demikian, manusia sebagai ciptaan Tuhan telah membawa garis hidupnya masing-masing yang telah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa. Allah SWT.

Walaupun demikian rumusnya, sebagai hamba tidak boleh berputus asah dan menyerah atas kenyataan hidup yang selalu bergantian: bahagia-susah, kaya-miskin, dan sehat-sakit.

Apapaun keadaannya, hidup susah sekalipun masih bisa diusahakan dan memohon kepada Yang Menciptakan. Allah SWT.

Baca Juga :  Bagaimana Menulis Opini yang Bagus?

Karena pada intinya, dari segala harap dan doa-doa yang dipanjatkan semua manusia berharap keberkahan hidup. Itu saja.

Yang perlu dicari dan dipahami bagaimana kita sebagai hamba bisa memperoleh keberkahan itu sendiri, kunci dan perantaranya siapa?.

Baca Juga :  Pertemuan Dua "Penulis PMII"

Menurut Habib Luthfi Bin Yahya, kunci hidup berkah itu hanya ada dua : taat kepada kedua orang tua dan taat kepada guru.

“Ini kuncinya hidup barokah,” kata Habib Luthfi Bin Yahya dikutip dari youtube Media Dakwah Online.(*)


Penulis : Wail Arrifqi

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Udik DRT Raih Santri Award 2026 Kategori Penggerak Ekonomi Warga NU
Dr. Arif Firmanto Terima Anugerah Tokoh Perencanaan Pembangunan Daerah Inovatif dan Strategis
Desa Maju vs. Desa Tertinggal, Apa Bedanya?
Pramoedya Ananta Toer dan Tanah yang Tak Mengenalinya
Nyaman dalam Ketakutan
Sepiring Kenangan dari Kota Madiun
Dari Panimbang ke Houston: Jalan Panjang Sang Guru Besar
Pernah Jabat Ketua Cabang PMII dan GP Ansor, Kini Muhri Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Udik DRT Raih Santri Award 2026 Kategori Penggerak Ekonomi Warga NU

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Dr. Arif Firmanto Terima Anugerah Tokoh Perencanaan Pembangunan Daerah Inovatif dan Strategis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Desa Maju vs. Desa Tertinggal, Apa Bedanya?

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:03 WIB

Pramoedya Ananta Toer dan Tanah yang Tak Mengenalinya

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:17 WIB

Nyaman dalam Ketakutan

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB