Inovasi STKIP PGRI Sumenep Menyambut Mahasiswa Baru

Redaksi Nolesa

Senin, 5 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Mahasiswa baru di STKIP PGRI Sumenep, Madura, Jawa Timur mencapai 807 orang. Sebelum memasuki masa kuliah sebagai semua maba itu wajib mengikuti masa pengenalan.

Masa pengenalan maba di STKIP PGRI Sumenep dinamai Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB).

PKKMB Tahun 2022 dikonsep berbeda dengan masa pengenalan sebelumnya. Kali ini acara tersebut dibuka dengan kirab budaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kirab budaya PKKMB STKIP PGRI Sumenep dari Taman Tajamara sampai depan Masjid Jamik, Senin 5 September 2022.

Bahkan pembukaan PKKMB Tahun 2022 kali ini dibuka langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

Selanjutnya, secara simbolis pembukaan tersebut ditandai dengan pelepasan burung merpati oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

Pembukaan PKKMB juga dihadiri Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko, Dandim 0827 Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi, Ketua STKIP PGRI Sumenep Asmoni. Serta para dosen, pengurus yayasan STKIP PGRI Sumenep dan Takmir Masjid Jamik Sumenep Husen Satriawan.

Baca Juga :  OJK - LSAI Berikan Penyuluhan Jasa Keuangan kepada Mahasiswa Unija

Dalam sambutannya, Bupati Sumenep Fauzi menyampaikan, bahwa mahasiswa baru STKIP PGRI Sumenep harus memiliki semangat belajar yang nyata. Menurutnya, dedikasi untuk belajar dapat mengubah masa depan mahasiswa.

“Kesempatan hanya datang satu kali, belajar dengan rajin maka kalian salah satu hamba Allah yang tidak menyianyiakan perjuangan orang tua kalian dalam berusaha untuk kalian bisa kuliah,” terang Bupati Fauzi.

Bupati Fauzi juga memberikan tiga pesan moral kepada peserta PKKMB STKIP PGRI Sumenep. Pertama, mahasiswa harus selalu mensyukuri nikmat yang Tuhan yang telah diberikan.

Baca Juga :  Ketum ISNU Diundang Universitas Jendral Soedirman, Hal Penting inilah yang Diungkapkan

Kedua, selalu mengingat orang tua dan ketiga harus berguna bagi bangsa dan negaranya agar hidupnya tidak sia-sia.

“Harus diingat, tidak semuanya bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, yang ingin saya sampaikan jangan sia-siakan perjuangan kedua orang kalian. Bagi mahasiswa yang jauh, sering seringlah menelpon orang tuanya agar semangatnya bertambah seiring doa kedua orang tua,” begitu pesan suami Nia Kurnia.

Ketua DPC PDIP itu menilai jika mahasiswa STKIP PGRI Sumenep sudah menjadi keluarga besar Kabupaten Sumenep. Tentunya, kata dia, harus mengikuti aturan yang ada di kampus. Sehingga, tidak ada gesekan antara kampus dan mahasiswa.

“Maka kalian harus mengikuti aturan-aturan yang sudah ditetapkan oleh STKIP PGRI Sumenep, tadi saya tanya jalan kaki darimana, ternyata jalan kakinya dari Tajamara, inilah juga salah satu aturan yang sudah ditentukan oleh kampusnya dalam hal ini STKIP PGRI Sumenep,” tegasnya.

Baca Juga :  Kepala Pendidikan Sumenep Jamin Tidak Ada Perpeloncoan dalam Pelaksanaan MPLS

Sementara itu, Ketua STKIP PGRI Sumenep Asmoni menerangkan, jika kampusnya tersebut sudah mengalami kemajuan yang pesat dengan bertambahnya minat mahasiswa untuk berkuliah di kampus berjuluk ‘Taneyan Lanjang’ itu.

“Kami akan terus memajukan pendidikan untuk kemajuan Kabupaten Sumenep. Alhamdulillah di STKIP PGRI Sumenep siap untuk Kemajuan Kabupaten Sumenep,” paparnya.

“Sebagai insan berpendidikan, kami akan terus mengembangkan kependidikan untuk kemajuan Kabupaten Sumenep. Kita harus berdiri tegak dan di depan untuk kemajuan dunia pendidikaan dan menjadi Universitas, sebagai harapan kami pada tahun selanjutnya akan semakin maju dengan mahasiswa baru yang semakin bertambah,” tutupnya.(*)


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I
Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung
Disdik Sumenep Siapkan Renovasi Rumah Dinas Rusak Guru SDN Berakas Raas
Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur
Nayla Fakhirah Najmy Dinobatkan sebagai Siswi Teladan MTs Al Hasan Giligenting
Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning
Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Bupati Ipuk Bawa Kabar Baik Saat Bertemu Mensos

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:22 WIB

KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:29 WIB

Disdik Sumenep Siapkan Renovasi Rumah Dinas Rusak Guru SDN Berakas Raas

Senin, 29 Juni 2026 - 17:34 WIB

Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Psychological Safety

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:52 WIB

Politik

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 Sep 2026 - 20:18 WIB