Kemenag RI Beri Restu INSTIKA-Universitas Annuqayah Menyatu

Redaksi Nolesa

Senin, 10 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag RI Beri Restu INSTIKA-Universitas Annuqayah Menyatu (Foto: istimewa)

Kemenag RI Beri Restu INSTIKA-Universitas Annuqayah Menyatu (Foto: istimewa)

Sumenep, NOLESA.com – Alih status Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) ke Universitas Annuqayah telah tuntas. Surat keputusan (SK) izin penggabungan Instika ke Universitas Annuqayah telah diterbitkan dan ditandatangani oleh Mentri Agama RI tertanggal 22 April 2024.

Diberitakan sebelumnya, Kiai Abbadi, Ketua Yayasan Annuqayah bertekad satukan Instika dan Universitas Annuqayah. Meskipun ada dua perguruan tinggi di Annuqayah, pihaknya meminta untuk tidak membeda-bedakan keduanya. Sebab, keduanya akan disatukan.

“Mohon kepada semua pihak untuk tidak membeda-bedakan antara INSTIKA dengan Universitas Annuqayah. Nanti akan bergabung jadi satu,” terang Kiai Abbadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar izin penggabungan Instika dan Universitas Annuqayah ini disampaikan oleh Rektor Instika, KH. Moh. Naqib, S.Sos, M.Pd. I saat Apel Pagi, di halaman Rektorat Instika, Sabtu, 08 Juni 2024.

“Tentunya ke depan kiai Hosnan sebagai Rektor Universitas Annuqayah akan menjumpai tugas yang relatif berat. Tidak hanya mengurus satu institusi, tetapi dua institusi kemudian digabung. Belum lagi ada pemikiran misalnya bagaimana Instika sebagai sebuah warisan lama itu harus dipertahankan dan kemudian dikembangkan, dihidupkan karakternya. Sementara, IST atau Universitas Annuqayah dibiarkan berkembang dengan profil baru,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ini kata Ketua DEMA FEBI INSTIKA, Imam Arifin Terkait Dialog Kewirausahaan

Kiai Naqib menegaskan agar Instika sebagai kampus warisan para masyaikh di Annuqayah tetap tidak kehilangan marwahnya.

“Tetapi walaupun demikian bisa saja Instika atau Fakultas-Fakultas Ilmu Keislaman itu tetap tidak kehilangan marwah atau ruhnya sebagai suatu fakultas yang menjadi warisan lama. Jadi tinggal pengaturan saja,” katanya.

Sementara, Rektor Universitas Annuqayah. Dr. KH. Muhammad Hosnan, M.Pd mengharapkan agar apa yang disampaikan oleh Rektor Instika menjadi cambuk untuk mengabdi di Annuqayah.

“Apa yang disampaikan oleh Kiai Naqib Hasan barusan, saya kira mari kita jadikan cambuk bagi kita untuk berada di jalur yang benar, tegak lurus mengabdi di Annuqayah. Sebagaimana disampaikan oleh beliau, SK mentri agama tentang izin pengabungan Instika ke UA sudah kita terima,” katanya.

Dijelaskannya oleh Kiai Hosnan, izin penggabungan itu sesuai dengan espektasi yaitu Kemenag RI sendiri yang menggabungkan Fakultas Syariah dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam menjadi satu sehingga memiliki 3 Fakultas yakni Fakultas Ushuluddin, Fakultas Tarbiyah, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam serta Program Pascasarjana.

Baca Juga :  Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Bawa Pulang 14 Medali dari Porsenama Kediri

“Alhamdulillah sesuai dengan espektasi yang kita usulkan bahwa identitas Instika tidak serta merta melebur di Universitas Annuqayah karena penggabungan di kita Fakultas-Fakultas Ilmu Keislaman bukan menjadi Fakultas Agama Islam sehingga di dalam SK tersebut muncul Fakultas-Fakultas Ilmu Keislaman yang di SK tersebut memang ada perubahan perubahan. Cuma keputusan Mentri Agama ada dua fakultas digabung,” ungkapnya.

Kiai Hosnan yang juga Ketua ISNU Sumenep ini berharap kepada civitas di Universitas Annuqayah agar fondasi yang sudah diletakkan ini terus dijaga dan dilestarikan sehingga menghasilkan distingsi keislaman di perguruan tinggi Annuqayah.

“Tugas ini tidak ringan, tidak mudah, tantangan kita ke depan diharap bisa menjaga, melestarikan dan mengembangkan dan mempertegas distingsi keislaman yang ada di perguruan tinggi Annuqayah. Di samping itu mengembangkan keilmuan yang sudah menjadi kebutuhan hari ini dan untuk generasi masa depan. Beliau sudah meletakkan fondasi untuk melakukan hal hal tersebut kita tinggal melanjutkan. Jadi pondasi ini sudah sangat kuat. Diletakkan KH Ah Syamli dilanjutkan dan dikokohkan oleh Kiai Naqib Hasan. Maka tugas kita semua tentu tidak lebih mudah, menjaga, melanjutkan melestarikan dan bahkan mengembangkan serta menghasilkan distingsi yang baru bagi Universitas Annuqayah,” tambahnya.

Baca Juga :  Gandeng PAUD Nyemuh, Kelompok 47 KKN 108 UIN SUKA Mengadakan Sekolah Alam

Diakhir kata sambutannya, Kiai Hosnan mengatakan bahwa proses ini masih awal dan mengajak semua civitas untuk memantapkan niat dan pikiran mengabdi di Annuqayah.

“Seluruhnya ini masih sangat awal tapi keputusan sepenuhnya ada di Yayasan. Saya mengajak kita semua untuk bergendengan tangan dan bekerja sama, memantapkan pikiran dan niat baik kita untuk mengabdi di Annuqayah sehingga Universitas Annuqayah terdepan minimal di Madura untuk mencerdaskan kehidupan masyatrakat sekitar,” tandasnya.

Penulis : Waris/yon

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Inovasi Layanan Pendidikan, Bupati Bangkalan Luncurkan Bus Sekolah Gratis
Pasca Banjir Aceh, PKB Siapkan Program Pendidikan Gratis Bagi Santri Darul Munawwarah
Dr. Ir. Rudiyanto Resmi Dilantik sebagai Ketua Umum PPIA UPN “Veteran” Yogyakarta
Wisuda ke-IV UNIBA Madura Cetak Sarjana Ekbis dan Sainstek
Unija Madura Kukuhkan 285 Perawat dan Bidan
BI Nobatkan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan sebagai Pesantren Ter-Digital di Jatim
Pengembangan Hutan Kampus Universitas Annuqayah Dapat Dukungan Alumni dan Simpatisan
Strategi SMA DDI Masalembu untuk Mempercepat Pemerataan Pendidikan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:55 WIB

Inovasi Layanan Pendidikan, Bupati Bangkalan Luncurkan Bus Sekolah Gratis

Minggu, 4 Januari 2026 - 19:34 WIB

Pasca Banjir Aceh, PKB Siapkan Program Pendidikan Gratis Bagi Santri Darul Munawwarah

Selasa, 16 Desember 2025 - 15:03 WIB

Dr. Ir. Rudiyanto Resmi Dilantik sebagai Ketua Umum PPIA UPN “Veteran” Yogyakarta

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:52 WIB

Wisuda ke-IV UNIBA Madura Cetak Sarjana Ekbis dan Sainstek

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:41 WIB

Unija Madura Kukuhkan 285 Perawat dan Bidan

Berita Terbaru

JMSI Kabupaten Sumenep menggelar Diskusi Publik, Rabu, 21/1/2026 (Foto: Ist)

News

JMSI Sumenep Bahas Pro dan Kontra Pilkada Melalui DPRD

Rabu, 21 Jan 2026 - 16:01 WIB

(for NOLESA.COM)

Mimbar

Budaya Ngopi dalam Lanskap Kehidupan Modern

Selasa, 20 Jan 2026 - 00:45 WIB