Tahun Ajaran Baru, Program Wajib Diniyah Sudah Terlaksana di Semua Kecamatan

Redaksi Nolesa

Selasa, 21 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Ilmu agama merupakan penyeimbang atas pengetahuan anak didik atas pengetahuan yang dipelajari. Menyadari akan hal itu Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mencanangkan program Wajib Madrasah Diniyah (Wadin) bagi siswa Sekolah Dasar (SD).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra mengaku pada tahun ajaran baru 2022-2023 nanti akan memaksimalkan program Wadin di semua jenjang SD di 27 kecamatan.

Baca Juga :  Pertama di Madura, UTM Resmi Membuka Program Doktoral

“Alhamdulillah kita sudah mengefektifkan anggaran untuk bisa mengcover di 27 kecamatan, baik daratan dan kepulauan,” terang Kadis Agus kepada awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mantan Kadisperindag Sumenep ini menyebutkan nilai anggaran untuk program Wadin tahun ajaran 2022-2023 mencapai Rp3 miliar lebih.

Baca Juga :  Ilmu Negara dan Pengertiannya

Dimana, lanjut Kadis Agus, anggara tersebut diperuntukkan untuk honor guru agama dan makan minum (Mamin) dalam realisasi program Wadin.

Pria yang pernah menjabat Camat Lenteng ini mengklaim bahwasanya realisasi program Wadin itu mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Dimana pada tahun ajaran 2021-2022 baru bisa melaksanakan di 19 kecamatan.

Baca Juga :  Inilah Hasil Pertemuan DPKS bersama Dinas Pendidikan, Salah Satunya Soal Asusila

“Tahun ajaran 2021-2022 program wajib Diniyah baru terlaksana di 19 kecamatan, Alhamdulillah tahun ajaran baru yang akan datang ditargetkan terlaksana di semua kecamatan,” jelasnya.

“Mohon dukungannya demi suksesnya program tersebut,” pintar Kadis Agus sembari mengakhiri penjelasannya.(*)


Penulis : Rusydiyono 

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning
Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Bupati Ipuk Bawa Kabar Baik Saat Bertemu Mensos
Mahasiswa Universitas Annuqayah Borong Juara I dan II Lomba Video Konten Literasi
Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran
Tim PkM FBSB UNY Perkuat Pengetahuan Ekologi Tradisional di Kalangan Pelajar
Mahasiswa Universitas Annuqayah Madura Raih Prestasi Nasional di Ajang Business Plan
SPMB Tahun ini, Sekdaprov Riau Tegaskan Tak Ada Intervensi
UNY Latih Anak-anak Gedongkiwo Ubah Sampah Plastik Menjadi Wayang Edukatif

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:48 WIB

Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:47 WIB

Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Bupati Ipuk Bawa Kabar Baik Saat Bertemu Mensos

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:54 WIB

Mahasiswa Universitas Annuqayah Borong Juara I dan II Lomba Video Konten Literasi

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:51 WIB

Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:39 WIB

Tim PkM FBSB UNY Perkuat Pengetahuan Ekologi Tradisional di Kalangan Pelajar

Berita Terbaru

Suara Perempuan

Nyaman dalam Ketakutan

Minggu, 21 Jun 2026 - 11:17 WIB