Perjalanan Pulang, Puisi-Puisi Hendri Krisdiyanto

Hendri Krisdiyanto

Minggu, 27 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perjalanan Pulang

Waktu selalu lebih cepat

Walau di jalan yang sama

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertanyaan berputar di kepala

“Apa yang dikehendaki waktu?”

“Dan kapan waktu berkemas dari jalanan?”

                                                          Jogja, 2021

Sebuah Malam Minggu
Yang Terjadi Pada Engkau

Baca Juga :  Lahir Batin - Puisi Ibnu Arif

Kau sakit
Dan seandainya aku pilek
Tentu akan pergi
Membiarkamu sehat kembali.

Jogja, 2021

Aku Mempunyai Malam

Aku mempunyai malam
Yang seluruh langitnya adalah engkau

Baca Juga :  Puisi-puisi Moh. Aqil-Madura

Gelap gemerapnya terbuat dari
Mata dan tatapan engkau

Mendung yang mengandung gerimis
Adalah kesedihan yang tak kuasa kau tolak

Aku mempunyai malam
Dan semua aspeknya terdiri
Dari engkau.

Jogja, 2021

Cadiz di Barcelona

Malam lembut
Di tengah dingin udara Catalonia yang memar
Duka tidak hanya milik kita, Cantikku

Baca Juga :  Puisi-puisi Zikri Amanda Hidayat

Di luar Cam Nou
Orang-orang mengubur tangisnya
Dalam-dalam di dalam dirinya

Selain pada mata
Kesedihan mampu dilukis
Dengan lagkah gontai,
Kemurungan, dan kekalahan.

Jogja, 2021

Kendati Kau Embun

Kendati kau embun
Dan aku matahari
Kita akan saling mencari
Walau kesadaran selalu ada
Bahwa ujungnya adalah mati; pergi.

Jogja, 2021

Berita Terkait

Puisi-puisi Wail Arrifqi
Melampaui Bayang-Bayang Sherlock: Enola Holmes sebagai Alegori Kebangkitan Suara Perempuan
ASN Belajar dan Spirit Bulan Muharram: Hijrah Menuju Keberdampakan
Pendaki FOMO: Saat Foto Lebih Penting daripada Keselamatan
Tidak Apa-apa Jika Hari Ini Tidak Baik-Baik Saja
Kisah Tentang Luka, Harapan, dan Penerimaan Diri
Bajjra 3: Refleksi atas Fenomena Pendidikan Saat ini (Bagian II)
Antara Mie Instan dan Masa Depan: Seni Mengelola Uang Saku KIP Kuliah di Tanah Rantau

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:01 WIB

Puisi-puisi Wail Arrifqi

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:51 WIB

Melampaui Bayang-Bayang Sherlock: Enola Holmes sebagai Alegori Kebangkitan Suara Perempuan

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:48 WIB

ASN Belajar dan Spirit Bulan Muharram: Hijrah Menuju Keberdampakan

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:57 WIB

Pendaki FOMO: Saat Foto Lebih Penting daripada Keselamatan

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:57 WIB

Tidak Apa-apa Jika Hari Ini Tidak Baik-Baik Saja

Berita Terbaru