Sumenep, NOLESA.COM — Komunitas Burdah Sumenep (KBS) menggelar Ikhtiar Kebangsaan atau Rokat Naghara di Dusun Laok Saba, Desa Nyabakan Timur, Sumenep, Selasa (18/8/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus memperingati Hari Lahir KBS ke-XIII.
Ketua Komunitas Burdah Sumenep (KBS), Ahmad Rusyidian, mengatakan kegiatan tersebut merupakan ikhtiar spiritual sekaligus bentuk kepedulian kebangsaan yang dilakukan bersama masyarakat. Melalui Rokat Naghara, KBS mengajak masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi keselamatan, kedamaian, ketenteraman, dan keberkahan bangsa dan negara.
“Rokat Naghara ini merupakan ikhtiar kita bersama. Kita berdoa agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan keselamatan, kedamaian dan keberkahan, serta dijauhkan dari berbagai bentuk perpecahan dan musibah,” kata Ahmad Rusyidian.
Menurutnya, Ikhtiar Kebangsaan tidak semata-mata dimaknai sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan dan kepedulian terhadap kehidupan berbangsa. Tradisi tersebut, kata dia, mengandung semangat kebersamaan dan gotong royong yang perlu terus dirawat di tengah masyarakat.
“Bagi kami, kebangsaan dan keagamaan bukan sesuatu yang harus dipertentangkan. Keduanya dapat berjalan bersama. Kecintaan kepada bangsa juga dapat diwujudkan melalui doa, silaturahmi, menjaga kerukunan dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Ahmad mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan juga menjadi momentum untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai persaudaraan, kepedulian, perdamaian, dan penghormatan terhadap sesama dinilai relevan untuk terus dikembangkan dalam kehidupan berbangsa.
“Keteladanan Rasulullah mengajarkan kepada kita pentingnya membangun persaudaraan, menjaga perdamaian dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat. Nilai-nilai itu yang ingin terus kita hidupkan,” katanya.
Ia menambahkan, peringatan Hari Lahir KBS ke-XIII juga menjadi momentum bagi komunitas untuk melakukan refleksi atas perjalanan organisasi sekaligus memperkuat komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Kami berharap KBS tidak hanya menjadi komunitas yang berkegiatan untuk internal anggotanya, tetapi juga bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Semoga keberadaan KBS semakin memperkuat silaturahmi dan menjadi bagian dari ikhtiar menjaga persatuan,” tutur Ahmad.
Ia berharap Ikhtiar Kebangsaan atau Rokat Naghara dapat terus menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk memperkuat ukhuwah, menjaga kerukunan, serta menumbuhkan semangat kebangsaan yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Kegiatan yang berlangsung di Dusun Laok Saba tersebut berjalan dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Selain menjadi bagian dari tradisi keagamaan masyarakat, kegiatan itu sekaligus menjadi momentum bagi KBS dan masyarakat untuk mempererat silaturahmi serta mendoakan kebaikan bagi bangsa dan negara.
Penulis : Wail Arrifki
Editor : Ahmad Farisi









