Novita Hardini Soroti Tata Kelola KEK Pariwisata, Nilai Perlindungan Hak Masyarakat Belum Optimal

Redaksi Nolesa

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini (Foto: Istimewa)

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini (Foto: Istimewa)

JAKARTA, NOLESA.COM – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menilai tata kelola pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata masih terlalu berorientasi pada investasi dan belum diimbangi dengan perlindungan yang memadai terhadap hak-hak masyarakat.

Pandangan itu disampaikan Novita dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI bersama Kementerian Pariwisata dan Badan Pengelola Otorita Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu lalu, 1 Juli 2026.

Menurut Novita, pemerintah lebih banyak memaparkan strategi promosi investasi dan pendampingan bagi investor dibandingkan langkah-langkah untuk melindungi masyarakat yang terdampak pembangunan kawasan pariwisata.

“Yang saya lihat, paparan pemerintah lebih banyak berbicara soal promosi investasi dan pendampingan investor. Tetapi saya tidak melihat strategi yang jelas mengenai perlindungan hak masyarakat maupun mitigasi konflik agraria yang kerap muncul dalam pembangunan KEK,” kata Novita.

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, pembangunan sektor pariwisata harus dijalankan dengan mengedepankan prinsip keadilan. Keberhasilan menarik investasi, menurutnya, tidak boleh dibayar dengan hilangnya ruang hidup masyarakat ataupun munculnya konflik agraria.

Baca Juga :  Laksamana Muhammad Ali Dilantik sebagai KSAL

Novita mengaku menerima berbagai aspirasi dari masyarakat terkait persoalan lahan di kawasan pariwisata. Bahkan, terdapat dugaan maladministrasi dalam perubahan status kepemilikan tanah yang dinilai merugikan warga.

“Rakyat kecil tidak boleh menjadi korban akibat kegagalan sistem atau maladministrasi negara. Pemerintah harus hadir membela hak masyarakat, bukan hanya mengejar masuknya investasi,” ujarnya.

Selain persoalan agraria, Novita juga menilai pembangunan destinasi wisata nasional masih belum merata. Ia meminta Kementerian Pariwisata mulai memberikan perhatian terhadap kawasan Jawa Timur bagian selatan, khususnya daerah pemilihan (Dapil) VII Jawa Timur yang meliputi Trenggalek, Pacitan, Ponorogo, Magetan, dan Ngawi.

Baca Juga :  Menkeu Sri Mulyani ; Surplus Neraca Perdagangan Catat Rekor Tertinggi

Menurut dia, wilayah tersebut memiliki potensi wisata alam yang besar, namun belum masuk dalam agenda pengembangan KEK.

“Pemerataan pembangunan pariwisata harus menjadi prioritas. Daerah-daerah yang memiliki potensi besar juga harus diberi kesempatan berkembang melalui skema KEK di masa mendatang,” tandasnya. (*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau
Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat
Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama
Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim
Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan
Influenza A Meluas, Neng Eem Dorong Penguatan Deteksi Dini dan Layanan Kesehatan
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim

Senin, 28 September 2026 - 17:43 WIB

Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan

Berita Terbaru

Bupati Fauzi saat diwawancarai usai apel HSN 2026 (Foto: NOLESA.COM)

Daerah

Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:00 WIB