Dari Batang, Novita Hardini Suarakan Tata Ruang Berkeadilan

Redaksi Nolesa

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini (Foto: Ist)

Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini (Foto: Ist)

JAKARTA, NOLESA.COM – Deretan bangunan pabrik dan hamparan kawasan industri di Batang Industrial Park menjadi saksi dialog penting antara pusat dan daerah.

Di tengah hiruk pikuk aktivitas industri tersebut, Anggota DPR RI Komisi VII, Novita Hardini, menyuarakan kegelisahan yang selama ini dirasakan banyak pemerintah daerah: rumitnya sinkronisasi kebijakan tata ruang dan perlindungan lahan pangan.

Kunjungan Spesifik DPR RI ke kawasan industri di Kabupaten Batang, Kamis pekan terakhir November lalu bukan sekadar agenda seremonial.

Bagi Novita, kunjungan ini menjadi ruang untuk mendengar sekaligus menyampaikan aspirasi daerah yang tengah berjuang meningkatkan pendapatan dan memperkuat daya saing industri di tengah keterbatasan fiskal.

Sebagai satu-satunya legislator perempuan dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VII, Novita menilai persoalan tata ruang masih menjadi “pekerjaan rumah” besar bagi industri di berbagai daerah.

Ketidaksinkronan kebijakan antar kementerian, khususnya terkait penetapan Lahan Sawah Dilindungi (LSD), kerap menempatkan pemerintah daerah dalam posisi dilematis.

Baca Juga :  Penyuluh Antikorupsi Asal Sumenep Terima Penghargaan Insan Pengendalian Gratifikasi

Di satu sisi, kepala daerah didorong menjaga lahan pertanian demi ketahanan pangan. Namun di sisi lain, kebijakan teknis yang datang dari pusat, terutama dari Kementerian ATR/BPN, dinilai belum sepenuhnya sejalan dengan kebutuhan pembangunan dan pengembangan industri.

Novita menyoroti kebijakan permintaan alokasi LSD yang justru berpotensi menggerus sawah produktif. Kondisi ini, menurutnya, memicu benturan kebijakan antar kementerian dan bertolak belakang dengan program prioritas Presiden di sektor pangan.

“Ketika kebijakan tidak terintegrasi, daerah kesulitan menyusun tata ruang yang adaptif. Industri akhirnya tertekan, dan daya saing nasional ikut terdampak,” tutur legislator berparas cantik itu.

Baca Juga :  Pesan Penting Menteri Meutya Tentang Pondasi Inovasi

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, di tengah keterbatasan anggaran daerah, investasi industri menjadi salah satu tumpuan pertumbuhan ekonomi. Karena itu, kepastian regulasi dan tata ruang harus menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

Bagi Novita, suara daerah inilah yang harus terus diperjuangkan DPR, agar kebijakan nasional benar-benar berpihak pada penguatan ekonomi daerah tanpa mengorbankan ketahanan pangan. (*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando
Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom
Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata
Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara
Presiden Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah
SE Menkomdigi Untuk Lindungi Sisa Kuota Pelanggan Seluler
Suarakan Inklusivitas di Muktamar NU, PP IPNU Gelar Bedah Buku Fiqh Disabilitas
Legislator PKB Apresiasi Ojol Jadi Pelaku Usaha Mikro, Dorong Perlindungan dan Akses Pembiayaan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 11:02 WIB

BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando

Senin, 14 September 2026 - 14:59 WIB

Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata

Rabu, 9 September 2026 - 00:22 WIB

Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara

Senin, 7 September 2026 - 23:08 WIB

Presiden Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:17 WIB

SE Menkomdigi Untuk Lindungi Sisa Kuota Pelanggan Seluler

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Psychological Safety

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:52 WIB

Politik

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 Sep 2026 - 20:18 WIB