Hanya Demi Memburu Sebuah Hadits

Redaksi Nolesa

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(for NOLESA.COM)

(for NOLESA.COM)

Oleh Sujono

MIMBAR, NOLESA.COM – Hanya demi memburu sebuah Hadits, ia rela menempuh jarak ratusan kilometer dari Baghdad menuju Khurasan yang memakan waktu hampir satu bulan.

Imam Ahmad, biasa menuntut ilmu dengan mengembara. Kali ini, hampir satu bulan perjalanan waktu yang dibutuhkan. Dari Baghdad, ia berangkat mengarungi padang pasir yang luas, di bawah terik matahari serta dinginnya malam yang mencekam. Dalam rentang perjalanan ratusan kilometer menuju Khurasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernah ia sampai dua hari tidak makan karena kehabisan bekal. Itu semua dilakukan untuk memburu sebuah Hadits dari seorang tua yang sanadnya sampai kepada Nabi Muhammad Saw.

Baca Juga :  Krisis Nepal: Pelajaran untuk Indonesia

Begitu tiba di Khurasan, ia pun segera menemui orang tua tersebut. Di depan rumahnya, orang tua yang ahli Hadits itu sedang memberi makan seekor anjing.

Melihat ada tamu yang datang, orang tua itu melihat sekilas, dan kembali meneruskan memberi makan anjing. Tentu saja, sikapnya yang tidak menyambut kedatangan tamunya itu, membuat Imam Ahmad kurang berkenan.

Baca Juga :  Desakralisasi Gelar Profesor

Setelah selesai memberi makan anjing, dia berkata; “Mungkin dalam hatimu mengatakan, aku lebih memperhatikan anjing daripada kamu?”

“Benar,” dawuh Imam Ahmad terus terang.

Orang tua itu berkata, dengarlah baik-baik. Perlu kau ketahui, aku mendengar dari Abu Zinad dari Al-A’raj dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Saw, bersabda;

“SIAPA YANG MEMUTUS HARAPAN ORANG YANG DATANG KEPADANYA, (ALLAH) AKAN MEMUTUS HARAPANNYA PADA HARI KIAMAT DAN TIDAK AKAN MASUK SURGA.”

“Di kampung ini tidak ada anjing. Tiba-tiba anjing ini datang kepadaku dalam keadaan lapar. Ia mengharap kepadaku agar aku memberinya makan. Aku tidak mau memutus harapannya ketika engkau datang menghampiriku. Nah, sekarang sudah jelas duduk masalahnya. Sekarang apa keperluanmu jauh-jauh datang kepadaku?”

Baca Juga :  Pemilu: Partai Sibuk, Rakyat Santai

“Hadits yang engkau ucapkan itu sudah memenuhi tujuanku datang ke sini,” jawab Imam Ahmad, singkat dan paham.

(Dan hanya satu Hadits itulah yang Imam Ahmad buru dengan perjalanan yang sangat melelahkan)

Benar kata Imam Malik; “Ilmu itu didatangi, dan tidak mendatangi.”

*) Penulis lepas tinggal di Perum Satelit Sumenep

Berita Terkait

Terpedaya Janji dan Kesombongan
Nabi Sulaiman dan Semut
Hari Tasyrik
Masjid Kampus Harus Berfungsi Lebih
Jangan Mematikan Hati
Allah Tidak Menciptakan Sesuatu yang Lebih Kuat Melebihi Doa
DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna Penetapan Propemperda 2026
Saat Berpuasa, Manusia Mendapatkan Kembali Kekuasaan atas Dirinya

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:05 WIB

Terpedaya Janji dan Kesombongan

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:36 WIB

Nabi Sulaiman dan Semut

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:42 WIB

Hari Tasyrik

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:32 WIB

Masjid Kampus Harus Berfungsi Lebih

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:11 WIB

Jangan Mematikan Hati

Berita Terbaru