Temukan Empat Kejanggalan, DGB UI Perintahkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Tulis Ulang Disertasinya

Redaksi Nolesa

Jumat, 28 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional, NOLESA.COM – Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (DGB UI) telah mengumumkan hasil sidang etik atas program doktoral Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang dinilai bermasalah.

Hasilnya, DGB UI mengumumkan menemukan empat pelanggaran akademik dalam proses penyelesaian program doktoral Bahlil Lahadalia.

Berdasarkan risalah rapat pleno DGB UI tertanggal 10 Januari 2025, pelanggaran tersebut berkaitan dengan ketidakjujuran data, proses akademik yang tidak sesuai standar, perlakuan istimewa, serta adanya konflik kepentingan dalam pembimbingan dan kelulusan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu temuan utama DGB UI adalah ketidakjujuran dalam penggunaan data. Disebutkan bahwa data dalam disertasi Bahlil diperoleh tanpa izin dari narasumber dan digunakan secara tidak transparan. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai validitas serta etika penelitian akademik yang dijalankan.

Baca Juga :  Khofifah Bawa Rombongan Menghadap Presiden Prabowo di Istana Merdeka

Selain itu, DGB UI juga menyoroti proses akademik yang dinilai terlalu cepat. Bahlil diterima dalam program doktoral dan berhasil lulus dalam waktu singkat tanpa memenuhi seluruh syarat akademik yang telah ditetapkan oleh UI. Kejanggalan ini memperkuat dugaan adanya perlakuan istimewa dalam perjalanan studinya.

Poin ketiga yang menjadi perhatian adalah adanya keistimewaan dalam pembimbingan dan proses kelulusan. Bahlil disebut mendapat perlakuan berbeda dibanding mahasiswa doktoral lainnya, termasuk perubahan penguji secara mendadak sebelum sidang promosi doktor. Praktik semacam ini dianggap mencederai prinsip keadilan akademik dan merusak kredibilitas institusi pendidikan tinggi.

Baca Juga :  Santri Annuqayah Raih Prestasi Bergengsi di Malaysia

Yang paling krusial, DGB UI juga menemukan adanya konflik kepentingan dalam penyusunan dan pengujian disertasi Bahlil. Promotor dan kopromotor disertasi diketahui memiliki hubungan profesional dengan kebijakan yang dibuat Bahlil dalam kapasitasnya sebagai pejabat negara. Hal ini memunculkan dugaan bahwa penelitian tersebut tidak dilakukan secara independen dan berpotensi bias.

Sebagai konsekuensi dari temuan ini, DGB UI memutuskan untuk mewajibkan Bahlil menulis ulang disertasinya dengan topik baru yang sesuai dengan standar akademik yang berlaku.

Baca Juga :  Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Turki dan Suriah

Langkah itu diambil demi menjaga integritas akademik dan memastikan bahwa gelar doktor yang diberikan UI benar-benar mencerminkan kualitas ilmiah yang tinggi.

Keputusan ini menjadi sorotan publik, mengingat Bahlil merupakan seorang pejabat negara dengan jabatan strategis. Kasus ini juga menambah daftar kontroversi terkait proses akademik di Indonesia, terutama menyangkut pejabat tinggi yang memperoleh gelar dalam waktu singkat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Bahlil Lahadalia terkait keputusan DGB UI.

Penulis : Wail Arrifki

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Presiden Prabowo Sambut Ratu Maxima di Istana Merdeka, Tampilkan Tari Indang Sumatera Barat
Novita Hardini: Ketika Kebijakan Tidak Selaras, Industri Sulit Bergerak
Menko Gus Imin Tinjau Lokasi Banjir Cisolok, Upayakan Perbaikan Lebih Cepat
Strategi Baru Menko PM Tekan Kemiskinan Ekstrem
Novita Hardini Dorong Penguatan Industri Petrokimia Nasional Usai Kunjungan ke Lotte Chemical Indonesia
Usul Bentuk Badan Vokasi Nasional, Ini Target Menko Pemberdayaan Masyarakat
Ratna Juwita Sari Desak Pemerintah Tegakkan Komitmen Transisi Energi Bersih
Menkomdigi Tegaskan Komunikasi Publik Merupakan Denyut Nadi Pembangunan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 28 November 2025 - 20:43 WIB

Presiden Prabowo Sambut Ratu Maxima di Istana Merdeka, Tampilkan Tari Indang Sumatera Barat

Jumat, 28 November 2025 - 17:56 WIB

Novita Hardini: Ketika Kebijakan Tidak Selaras, Industri Sulit Bergerak

Jumat, 28 November 2025 - 00:51 WIB

Menko Gus Imin Tinjau Lokasi Banjir Cisolok, Upayakan Perbaikan Lebih Cepat

Selasa, 25 November 2025 - 01:54 WIB

Strategi Baru Menko PM Tekan Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 25 November 2025 - 01:37 WIB

Novita Hardini Dorong Penguatan Industri Petrokimia Nasional Usai Kunjungan ke Lotte Chemical Indonesia

Berita Terbaru

Prosesi Wisuda ke-IV UNIBA Madura, Rabu, 10/12/2025 (Foto: Ist)

Pendidikan

Wisuda ke-IV UNIBA Madura Cetak Sarjana Ekbis dan Sainstek

Rabu, 10 Des 2025 - 19:52 WIB

Unija Madura kukuhkan 285 perawat dan bidan, Rabu, 3/12/2025 (Foto: Ist)

Pendidikan

Unija Madura Kukuhkan 285 Perawat dan Bidan

Jumat, 5 Des 2025 - 12:41 WIB

for NOLESA.COM

Opini

Talkshow Tokoh Inspiratif: Catatan Reflektif

Kamis, 4 Des 2025 - 17:29 WIB