Sentil Menteri Perindustrian, Novita Hardini: Kita Harus Menjadi Raja di Negeri Sendiri

Redaksi Nolesa

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentil Menteri Perindustrian, Novita Hardini: kita harus menjadi raja di negeri sendiri (Foto: Ist)

Sentil Menteri Perindustrian, Novita Hardini: kita harus menjadi raja di negeri sendiri (Foto: Ist)

JAKARTA, NOLESA.COM – Menteri Perindustrian disentil anggota DPR RI Komisi VII, Novita Hardini, soal capaian program hilirisasi industri di Indonesia masih mandek.

Penilaian Novita Hardini terkait capaian hilirisasi industri itu disampaikan pada saat Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama Menteri Perindustrian di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin kemarin, 26 Januari 2026.

Politikus cantik PDI Perjuangan itu memandang keberhasilan hilirisasi selama ini masih diukur secara sempit, sebatas angka produksi dan serapan ekspor, tanpa disertai nilai tambah di dalam negeri.

Selain itu, kata Novita capaian hilirisasi tidak dibarengi dengan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat sekitar kawasan industri yang ada.

“Faktanya, sekitar 85 persen ekspor Indonesia masih didominasi produk setengah jadi. Ini alarm serius. Jika yang diekspor masih bahan mentah atau setengah jadi, maka nilai tambahnya tidak tinggal di Indonesia. Ini jelas kebocoran ekonomi,” ujar Novita.

Oleh sebab itu, ia menekankan bahwa hilirisasi seharusnya menjadi instrumen strategis untuk memperkuat kedaulatan ekonomi nasional, bukan sekadar mengejar target ekspor di tengah tekanan geopolitik global, cuaca ekstrem.

Baca Juga :  Sebanyak 17 Dubes LBBP RI Dilantik Presiden Jokowi

“Juga fluktuasi harga energi yang berdampak pada biaya produksi yang justru menunjukkan rapuhnya ketergantungan Indonesia pada pasar luar negeri,” tambahnya.

Selebihnya, istri Bupati Trenggalek itu menyoroti pentingnya pengelolaan biodiversitas di sekitar kawasan industri serta integrasi kebijakan industri dengan agenda transformasi energi dan industri hijau.

Ia mengapresiasi sejumlah perusahaan yang mulai beralih ke praktik industri hijau, namun mengingatkan agar transformasi tersebut tidak dilakukan setengah-setengah.

“Industri hijau memang harus dipaksakan. Tapi kuncinya ada pada keberpihakan kebijakan dan insentif negara. Apakah insentif itu benar-benar terintegrasi dengan peningkatan serapan tenaga kerja lokal, dan penguatan daya saing produk nasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Cek Agenda Penting Presiden Jokowi di Papua

“Insentif energi hijau dan insentrif hilirisasi harus terintegrasi dengan pembinaan dan kesejahteraan petani.” Lanjutnya.

Oleh sebab itu, Novita mendesak Menteri Perindustrian untuk berpikir lebih strategis dan berjangka panjang, dengan memperkuat pasar domestik sebelum terlalu agresif membidik pasar ekspor.

“Kita harus menjadi raja di negeri sendiri. Percuma ekspor besar-besaran kalau yang dijual masih mentah dan manfaatnya tidak dirasakan oleh petani dan masyarakat,” tandas Novita Hardini dengan serius. (*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando
Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom
Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata
Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara
Presiden Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah
SE Menkomdigi Untuk Lindungi Sisa Kuota Pelanggan Seluler

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Rabu, 16 September 2026 - 11:02 WIB

BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando

Senin, 14 September 2026 - 19:52 WIB

Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom

Senin, 14 September 2026 - 14:59 WIB

Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata

Rabu, 9 September 2026 - 00:22 WIB

Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara

Berita Terbaru

Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far memimpin rakor pemenuhan titik usulan listrik desa (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:05 WIB