Selama Reses, Juhari Libatkan Semua Pihak untuk Menampung Beragam Keluhan Rakyat

Redaksi Nolesa

Sabtu, 30 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Fraksi PPP Sumenep, Juhari saat melakukan serap aspirasi, Sabtu, 30/8/2025 (foto: IST)

Anggota DPRD Fraksi PPP Sumenep, Juhari saat melakukan serap aspirasi, Sabtu, 30/8/2025 (foto: IST)

SUMENEP, NOLESA.COM – Anggota DPRD Fraksi PPP Sumenep Juhari melakuakn serap aspirasi sekaligus silaturahim dengan konstituennya di Dapil Sumenep VI yang meliputi Kecamatan Gapura, Batang-Batang, dan Dungkek.

Salah satunya ditempatkan di Desa Totosan, Kecamatan Batang-Batang, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Pada kesempatan ini, Juhari menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi rakyat kecil setelah menampung berbagai masukan dalam kegiatan reses yang digelar di daerah pemilihannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam dialog yang berlangsung hangat, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan mulai dari sektor pertanian, sosial, kesehatan, hingga perikanan.

Petani tembakau menjadi salah satu pihak yang paling lantang bersuara. Mereka menilai harga tembakau masih jauh dari layak dibandingkan dengan harga rokok yang terus naik.

Baca Juga :  Melalui Bagian Kesra, Pemkab Sumenep Beri Arahan Pengelolaan Dana Hibah

“Jangan sampai petani hanya jadi sapi perah tengkulak dan pabrik. Pemerintah harus hadir melindungi harga tembakau lewat regulasi yang jelas dan berpihak kepada petani,” tegas Juhari.

Masyarakat juga mengeluhkan kondisi sejumlah mushalla yang tidak layak dipakai santri, seperti di Desa Gapura Timur, Andulang, Longos, dan Jadung. Mereka meminta pemerintah daerah menyalurkan bantuan rehabilitasi.

Selain itu, kebutuhan insentif bagi guru ngaji di pelosok desa juga mendesak untuk diperhatikan.

“Jangan sampai guru ngaji hanya dihargai secara simbolik, padahal perannya besar membentuk generasi berakhlak,” kata Juhari.

Isu kesehatan mencuat setelah masyarakat menyinggung kasus campak di Sumenep yang sudah merenggut 20 nyawa anak-anak. Warga mendesak Dinas Kesehatan lebih cepat bergerak dengan sistem jemput bola.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Konsisten Lestarikan Seni Lokal, Salah Satunya Jaran Serek

Juhari juga menyoroti minimnya dokter spesialis di RSUD Moh. Anwar maupun di Puskesmas, yang membuat pasien kerap menunggu berhari-hari hingga berminggu-minggu.

“Ini bukan sekadar angka, 20 nyawa melayang adalah tragedi. Pemerintah harus menambah tenaga medis dan spesialis agar rakyat mendapat pelayanan cepat dan tepat,” ujarnya.

Warga pesisir Gapura, Dungkek, hingga Batang-Batang yang mayoritas nelayan meminta bantuan alat tangkap seperti jaring, bubu, dan pancing. Selama ini hampir 99 persen nelayan harus membeli alat tangkap sendiri karena sulitnya akses bantuan dari pemerintah.

Baca Juga :  6 Catatan Fraksi PKB DPRD Sumenep terhadap Raperda RPJMD 2025-2045

Selain itu, warga juga menuntut perhatian terhadap kelestarian terumbu karang yang mulai rusak di sekitar perairan Sumenep.

Sektor usaha kecil seperti pertukangan, bengkel, dan catering juga berharap mendapatkan dukungan alat dari pemerintah agar roda perekonomian masyarakat tetap berjalan.

Juhari menegaskan, semua aspirasi masyarakat ini akan dibawa ke rapat DPRD dan didorong agar mendapat perhatian serius dari eksekutif.

“Reses ini bukan sekadar formalitas, tapi amanah rakyat yang wajib diperjuangkan. Apa yang mereka sampaikan hari ini akan saya kawal hingga jadi kebijakan nyata,” tegas politikus senior partai berlambang Kakbah itu. (*)

Berita Terkait

Istana Gebang Siap Jadi Ruang Edukasi Sejarah Bagi Gen Z
Politikus PKB Minta BSN Dorong UMKM Naik Kelas
KUA Batang-Batang Gelar Doa Akhir Tahun, ASN Diajak Perkuat Ibadah dan Pelayanan
Festival Kuliner KI Komunal, Cara Pemkab Sampang Jaga Warisan Budaya
Istana Gebang Bakal Disulap Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Menyenangkan Bagi Gen Z
Hadiri PKB Jabar Fest, Cak Imin Tegaskan Garis Pengabdian Partai
Cara Bupati Fauzi Membumikan Semangat Perjuangan Bung Karno
Kabupaten Batang Kejar Lompatan Besar di Porprov 2026, Butuh Sekitar 25 Medali Emas

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 23:26 WIB

Istana Gebang Siap Jadi Ruang Edukasi Sejarah Bagi Gen Z

Senin, 15 Juni 2026 - 20:40 WIB

Politikus PKB Minta BSN Dorong UMKM Naik Kelas

Senin, 15 Juni 2026 - 17:11 WIB

KUA Batang-Batang Gelar Doa Akhir Tahun, ASN Diajak Perkuat Ibadah dan Pelayanan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Festival Kuliner KI Komunal, Cara Pemkab Sampang Jaga Warisan Budaya

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:59 WIB

Hadiri PKB Jabar Fest, Cak Imin Tegaskan Garis Pengabdian Partai

Berita Terbaru

Istana Gebang Siap Jadi Ruang Edukasi Sejarah Bagi Gen Z (Foto: Istimewa)

Nasional

Istana Gebang Siap Jadi Ruang Edukasi Sejarah Bagi Gen Z

Senin, 15 Jun 2026 - 23:26 WIB

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim (Foto: Istimewa)

Nasional

Politikus PKB Minta BSN Dorong UMKM Naik Kelas

Senin, 15 Jun 2026 - 20:40 WIB

(for NOLESA.COM)

Esai

Empat Hari di Mulyodadi

Senin, 15 Jun 2026 - 15:15 WIB