RSUD Sumenep Tambah Layanan Terapi Wicara untuk Masyarakat

Redaksi Nolesa

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dokter Erliyati, M. Kes. (foto: ist)

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dokter Erliyati, M. Kes. (foto: ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – RSUD dr. H. Moh. Anwar kembali menambah layanan kesehatan bagi masyarakat dengan membuka layanan terapi wicara di Poli Rehabilitasi Medik. Layanan tersebut mulai diperkenalkan kepada masyarakat pada Senin, 13 April 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan mudah diakses.

Hadirnya layanan terapi wicara di RSUD Sumenep menjadi solusi bagi pasien yang mengalami gangguan komunikasi, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Layanan ini ditujukan untuk membantu pasien yang mengalami keterlambatan bicara, gangguan bahasa, kesulitan berkomunikasi, hingga gangguan fungsi menelan akibat kondisi medis tertentu.

Baca Juga :  Sambut Pemilu 2024, Ini Tiga Sikap AMHTN-SI Pasca Pembukaan Rakernas 2022

Terapis wicara RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Aisyah Shinta Balqis, menjelaskan bahwa terapi wicara tidak hanya diperuntukkan bagi anak-anak, tetapi juga dapat dilakukan oleh pasien dewasa yang mengalami gangguan komunikasi akibat stroke, cedera saraf, maupun penyakit lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terapi wicara berperan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi pasien, baik dari aspek berbicara, berbahasa, maupun fungsi menelan. Penanganan sejak dini sangat penting agar hasilnya lebih maksimal,” kata Shinta, Kamis, 16 April 2026.

Baca Juga :  Layanan Makin Lengkap, Ini 7 Terobosan Besar RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep

Menurutnya, setiap pasien akan mendapatkan metode terapi yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing. Pendekatan tersebut dilakukan agar proses pemulihan berjalan lebih efektif dan memberikan hasil yang optimal.

Ia mengatakan, gangguan komunikasi masih sering dianggap sepele oleh sebagian masyarakat. Padahal kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan belajar, interaksi sosial, hingga kualitas hidup pasien dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, pihak rumah sakit mengimbau masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan apabila menemukan tanda-tanda gangguan bicara atau komunikasi pada anggota keluarga.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan pengembangan layanan terapi wicara merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin lengkap dan dibutuhkan masyarakat.

Baca Juga :  Pembahasan Raperda Rencana Desa Wisata Selesai, Pulau Oksigen dan Aeng Dake sebagai Objek

Menurutnya, kebutuhan layanan rehabilitasi komunikasi saat ini terus meningkat sehingga penanganan yang tepat menjadi sangat penting bagi proses pemulihan pasien.

“Gangguan komunikasi tidak boleh dianggap sepele. Semakin cepat ditangani, peluang pemulihan pasien akan semakin besar. Karena itu kami terus berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat,” jelas dr. Erliyati.

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Kader Jumantik Perkuat Gerakan Cegah DBD, Ajak Warga Aktif Jaga Kebersihan Lingkungan
Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945
Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot
PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura
PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan
Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun
Respons Laporan Call Center 112, Baznas Sumenep Segera Perbaiki Rumah Lansia di Longos
Bupati Fauzi Minta Koperasi Tinggalkan Pola Lama demi Hadapi Perubahan Ekonomi

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:16 WIB

Kader Jumantik Perkuat Gerakan Cegah DBD, Ajak Warga Aktif Jaga Kebersihan Lingkungan

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:07 WIB

Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:55 WIB

PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:33 WIB

PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan

Berita Terbaru