Peringati 25 Tahun Reformasi: SEMA PTKIN Se-Indonesia Gelar Aksi di Depan Istana

Redaksi Nolesa

Kamis, 25 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, NOLESA.com – Dalam rangka memperingati 25 Tahun Reformasi, Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SEMA PTKIN) Se-Indonesia menggelar aksi didepan Istana Negara pada Hari Kamis 25 Mei 2023.

Aksi yang bertajuk “25 Tahun Reformasi Kemunduran Demokrasi, Pendidikan dikomersialisasi, Lawan Oligarki” ini diikuti oleh mahasiswa yang tergabung dalam SEMA PTKIN.

“Pasca 25 Tahun Reformasi, kondisi Demokrasi di Indonesia yang harusnya ideal, justru mengalami kemunduran, Pembungkaman Aspirasi, Institusi yang korup, serta tindakan persekusi terhadap aktivis merupakan indikator bahwa cita cita Reformasi sampai hari ini gagal diwujudkan” ujar Ach Musthafa Roja’ Selaku Koordinator Pusat SEMA PTKIN.

Dalam Orasinya Koordinator SEMA PTKIN lebih banyak menyoroti persoalan Komersialisasi Pendidikan yang merupakan salahsatu tuntutan dari beberapa tuntutan yang disampaikan. Karena Hal tersebut yang sangat dirasakan dampaknya oleh Mahasiswa, yaitu Biaya Pendidikan yang semakin tinggi.

“Hari ini banyak kasus Mahasiswa Bunuh Diri karena tidak mampu membayar biaya Pendidikan yang tinggi, banyak Mahasiswa yang harus rela mengubur mimpinya untuk kuliah diperguruan tinggi, lagi-lagi karena sistem yang tidak berpihak kepada rakyat dan Pendidikan dikomersialisasi, bagaimana Indonesia bisa menuju Indonesia Emas, kalau bibit unggul bangsanya dimatikan prosesnya untuk melanjutkan pendidikan dikarenakan biaya Pendidikan yang tinggi, kami meminta pemerintah untuk mengratiskan Pendidikan kalau tidak kita Reformasi ulang kalau perlu, Revolusi ” Pungkasnya

Baca Juga :  Warga Batang-Batang Apresiasi Pelayanan RSUD Moh Anwar Sumenep

Dalam para mahasiswa yang tergabung dalam SEMA PTKIN itu menuntut pemerintah untuk:

Baca Juga :  Sukses Tingkatkan Layanan Air Bersih, Bupati Sumenep Terima Penghargaan dari Perpamsi

1. Mencabut UU Cipta Kerja beserta PP Turunannya.
2. Mewujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, Demokratis, dan berpihak pada masyarakat.
3. Hapuskan KKN dan berikan jaminan kehidupan yang layak untuk rakyat.
4. Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu, wujudkan perlindungan HAM.
5. Cabut kebijakan yang menyengsarakan Rakyat.
6. Mewujudkan reforma Agraria dan selesaikan kasus dan konflik Agraria.
7. Menolak Militeristik dalam ruang publik.
8. Mewujudkan kebebasan berekspresi dan hentikan segala bentuk Represifitas.


Penulis: Rusdiyono

Editor: Ahmad Farisi

Berita Terkait

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Ketua Dewan Pers Ajak Utamakan Berita Berkualitas
Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD
Arinna Premium Hijab Buktikan Kualitas Brand Lokal di Ajang Sedasa Summit
May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh
HAKIN 2026, KI Sumenep Dorong Akses Informasi Publik yang Transparan
Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya
Putri Ramadani Terpilih sebagai Ketua IPPNU Sumenep, Berikut Targetnya
Legislator PKB Soroti Kasus TBC di Banyuwangi, Inilah 4 Catatannya

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:53 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Ketua Dewan Pers Ajak Utamakan Berita Berkualitas

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:29 WIB

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:12 WIB

Arinna Premium Hijab Buktikan Kualitas Brand Lokal di Ajang Sedasa Summit

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:39 WIB

May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

HAKIN 2026, KI Sumenep Dorong Akses Informasi Publik yang Transparan

Berita Terbaru

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD (Foto: Istimewa)

Politik

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:29 WIB