Pemkab Sumenep Serahkan Bantuan kepada Korban Puting Beliung di Bluto dan Pragaan

Redaksi Nolesa

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Sekda Sumenep menyerahkan bantuan kepada korban bencana alam di Kecamatan Bluto dan Pragaan (Foto: Ist)

Pj Sekda Sumenep menyerahkan bantuan kepada korban bencana alam di Kecamatan Bluto dan Pragaan (Foto: Ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bergerak cepat menangani bencana alam yang melanda Kecamatan Bluto dan Pragaan.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, R. Achmad Syahwan Effendi turun langsung ke lokasi terdampak untuk melakukan peninjauan sekaligus menyerahkan bantuan kepada para korban bencana, Senin, 2 Februari 2026.

Peninjauan pertama dilakukan di Desa Pakandangan, Kecamatan Bluto. Di desa tersebut, bencana terjadi akibat pohon tumbang yang menimpa rumah warga.

“Atas perintah Bapak Bupati Sumenep kita turun langsung memantau lokasi sekaligus menyerahkan bantuan,” ujarnya.

Di lokasi tersebut, Pj Sekda Sumenep menyerahkan santunan kepada enam warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak musibah.

Selanjutnya, Pj Sekda melanjutkan peninjauan ke Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, yang dilanda bencana angin puting beliung. Dalam kunjungan tersebut, Pj Sekda menyerahkan bantuan berupa paket sembako, uang tunai, serta peralatan yang dibutuhkan untuk penanganan pascabencana.

Baca Juga :  Rawat Jalan Tutup Sementara, IGD RSUD Sumenep Tetap Siaga

Berdasarkan data sementara, jumlah warga yang terdampak bencana puting beliung di Desa Karduluk mencapai 113 orang.

Pj Sekda Kabupaten Sumenep menyampaikan bahwa Pemkab Sumenep berkomitmen untuk menangani setiap bencana secara cepat dan tepat. Ia menegaskan, pemerintah daerah akan memastikan seluruh korban terdampak mendapatkan bantuan dan santunan secara layak sesuai dengan tingkat kerusakan yang dialami.

Hingga saat ini, Pemkab Sumenep melalui instansi terkait masih terus melakukan pendataan dan asesmen terhadap kerusakan rumah warga akibat bencana tersebut. PJ Sekda juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih ekstrem dan berpotensi menimbulkan bencana susulan.

Baca Juga :  Mediasi Dugaan Pemotongan Honor Pantarlih Sukajeruk Buntu

“Kamis berharap kerja sama semua pihak dapat mempercepat proses penanganan dan pemulihan pascabencana di wilayah terdampak,” pungkasnya.

Untuk diketahui, hujan deras dan disertai angin kencang yang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan sebagian rumah warga rusak itu terjadi pada Minggu kemarin, 1 Februari 2026. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

SSIC Resmi Berdiri di Kota Yogya, Disiapkan Jadi Pusat Dakwah dan Kegiatan Islam
Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura
Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom
Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata
Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani
Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara
Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan
Kemenag Sumenep Perkuat Peran Pengawas PAI untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran dan Karakter Siswa

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:34 WIB

SSIC Resmi Berdiri di Kota Yogya, Disiapkan Jadi Pusat Dakwah dan Kegiatan Islam

Senin, 14 September 2026 - 20:18 WIB

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 September 2026 - 19:52 WIB

Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom

Senin, 14 September 2026 - 14:59 WIB

Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata

Rabu, 9 September 2026 - 00:22 WIB

Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara

Berita Terbaru

Politik

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 Sep 2026 - 20:18 WIB

Nasional

Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom

Senin, 14 Sep 2026 - 19:52 WIB