Novita Hardini Desak Industri AMDK Jalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan

Redaksi Nolesa

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini (foto: istimewa)

Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini (foto: istimewa)

JAKARTA, NOLESA.COM – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyoroti lemahnya tanggung jawab sosial dan keberlanjutan lingkungan industri air minum dalam kemasan (AMDK), terutama terkait eksploitasi air tanah yang berdampak pada masyarakat sekitar.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VII DPR RI bersama Dirjen Industri Agro dan Kepala BSKJI Kementerian Perindustrian, Senin kemarin, 10 November 2025.

Legislator dari Dapil 7 Jawa Timur itu menilai, industri AMDK selama ini menikmati keuntungan besar, namun masih abai terhadap prinsip keadilan lingkungan dan tanggung jawab sosial kepada warga yang tinggal di wilayah terdampak.

Ia menegaskan bahwa air merupakan sumber daya publik, bukan komoditas eksklusif korporasi.

“Tidak adil ketika rakyat di sekitar sumber air kekeringan, sementara perusahaan AMDK menumpuk keuntungan dari air yang seharusnya milik publik. CSR mereka sering kali hanya bersifat seremonial, bukan solusi jangka panjang yang berkeadilan sosial dan ekologis,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.

Novita juga menyoroti kurangnya program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari merek besar seperti Aqua. Menurutnya, program CSR seharusnya tidak hanya berhenti pada laporan tahunan, tetapi diwujudkan dalam bentuk nyata seperti konservasi air, pelatihan masyarakat, dan pemulihan ekosistem.

“Kita butuh CSR yang tidak berhenti di spanduk dan laporan tahunan, tetapi hadir dalam bentuk program nyata konservasi air, pelatihan masyarakat, dan pemulihan ekosistem,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketum PBNU Periode 2015-2020 Doakan Ganjar Jadi Presiden

Ia memperingatkan bahwa penggunaan air tanah secara masif tanpa pengawasan ketat dapat menimbulkan penurunan muka air tanah, kekeringan, dan kerusakan ekosistem.

“Ini bukan hanya masalah teknis, tapi soal keadilan ekologis. Pemerintah harus memperkuat regulasi dan sanksi bagi perusahaan yang tidak melakukan mitigasi dampak lingkungan secara serius,” lanjutnya.

Novita mendorong pemerintah melakukan audit lingkungan dan evaluasi izin pengambilan air tanah agar industri AMDK tidak melampaui daya dukung alam. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan kualitas air kemasan dan air isi ulang yang belakangan menurun, serta perlunya transformasi industri menuju ekonomi hijau dan sirkular.

Baca Juga :  Gus Yahya: PKB Sekalipun, Tak Boleh Mengkooptasi NU sebagai Alat Politik

“Kita tidak bisa menutup mata terhadap fakta bahwa botol plastik AMDK adalah penyumbang besar sampah nasional. Daur ulang bukan lagi pilihan, tapi kewajiban,” katanya.

Novita juga mengingatkan bahaya mikroplastik dalam air kemasan yang berpotensi mengancam kesehatan.

“Keamanan air minum bukan hanya soal kebersihan fisik, tapi juga kualitas kimia dan biologisnya,” jelasnya.

Ia menutup dengan menegaskan, masa depan industri AMDK harus berpijak pada tanggung jawab sosial, keadilan lingkungan, dan inovasi berkelanjutan.

“Air adalah hak rakyat, bukan monopoli korporasi,” pungkasnya. (*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

Mengenang Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Perkuat Barisan Perjuangan Rakyat
Muspimnas Perempuan Bangsa Teguhkan Peran Perempuan di Politik
PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura
PDIP Surabaya Perkuat Regenerasi dari Akar Rumput, Kader Gen Z Didorong Masuk Kepengurusan Ranting
PKB Siapkan Harlah Ke-28 dengan Regenerasi Pengurus, Aksi Sosial, dan Bahas Arah Baru Ekonomi Konstitusi
Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah
Hasto Apresiasi Bulan Bung Karno di Blitar, Nilai Ajaran Soekarno Hidup di Tengah Masyarakat
Istana Gebang Bakal Disulap Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Menyenangkan Bagi Gen Z

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:31 WIB

Mengenang Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Perkuat Barisan Perjuangan Rakyat

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Muspimnas Perempuan Bangsa Teguhkan Peran Perempuan di Politik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:55 WIB

PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:43 WIB

PDIP Surabaya Perkuat Regenerasi dari Akar Rumput, Kader Gen Z Didorong Masuk Kepengurusan Ranting

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:33 WIB

PKB Siapkan Harlah Ke-28 dengan Regenerasi Pengurus, Aksi Sosial, dan Bahas Arah Baru Ekonomi Konstitusi

Berita Terbaru