Megawati Hadiri Seminar Peringatan KAA di Blitar, Hasto: Ini Menunjukkan Kuatnya Visi Internasional Bung Karno

Redaksi Nolesa

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama awak media (foto: istimewa)

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama awak media (foto: istimewa)

BLITAR, NOLESA.COM – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjelaskan kehadiran Megawati Soekarnoputri di acara peringatan 70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Kota Blitar, Sabtu, 1 November 2025.

Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Presiden ke-5 RI itu hadir langsung dalam peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) yang ke-70.

Menurut Hasto, kehadiran Megawati dalam acara tersebut menjadi bukti nyata bahwa visi internasional Bung Karno terus hidup dan relevan dalam membangun tata dunia yang lebih berkeadilan.

“Ibu Megawati Soekarnoputri, datang dalam peringatan 70 tahun Konferensi Asia Afrika di Kota Blitar. Ini menunjukkan kuatnya visi internasional Bung Karno dalam membangun tata dunia yang baru,” kata Hasto, di Kota Blitar, Jumat kemarin, 31 Oktober 2025.

Ia juha menuturkan, semangat dan gagasan besar Bung Karno melalui Konferensi Asia Afrika telah menjadi momentum penting dalam sejarah peradaban dunia modern.

Baca Juga :  Meskipun Bukan Peserta BPJS, Masyarakat Bisa Nikmati Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Hasto juga menegaskan bahaa dalam abad ke-20, terdapat dua peristiwa besar yang mengubah arah sejarah umat manusia, yakni penemuan energi atom dan pelaksanaan Konferensi Asia Afrika.

Melalui KAA, lanjut Hasto, Bung Karno berhasil mengubah wajah sejarah peradaban dunia berdasarkan prinsip-prinsip kemanusiaan dan keadilan.

Baca Juga :  Masyarakat Berjubel Minta Foto ketika Presiden Jokowi Kunjungi Pasar Rakyat di Manado

“Bung Karno bukan hanya pemimpin bangsa, tetapi juga penulis sejarah dunia yang berhasil menegakkan peradaban baru berlandaskan kemerdekaan, persamaan derajat, dan perdamaian,” tuturnya.

Hasto juga menyebutkan bahwa semangat Konferensi Asia Afrika kembali dihidupkan melalui forum akademik internasional yang digelar di Kota Blitar.

“Sebanyak 30 akademisi dari 30 negara hadir untuk menggali kembali nilai-nilai universal yang digagas Bung Karno,” ungkapnya. (*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

Soroti Tata Kelola MBG, Politikus Madura Minta Kasus di BGN Jadi Pelajaran
Puteri Indonesia 2026 Siap Jadi Garda Depan Sosialisasi PP Tunas
Novita Hardini Desak Evaluasi Total Pariwisata Nasional, Singgung Vietnam hingga Contoh Sukses Dubai
Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram
Panen Raya Udang Vannamei, Presiden Prabowo: Sangat Menjanjikan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:27 WIB

Soroti Tata Kelola MBG, Politikus Madura Minta Kasus di BGN Jadi Pelajaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:58 WIB

Puteri Indonesia 2026 Siap Jadi Garda Depan Sosialisasi PP Tunas

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:28 WIB

Novita Hardini Desak Evaluasi Total Pariwisata Nasional, Singgung Vietnam hingga Contoh Sukses Dubai

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:08 WIB

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:40 WIB

KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul

Berita Terbaru

Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran (kolase foto)

Pendidikan

Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:51 WIB