Ketua Komisi I DPRD Sumenep Dorong Pulau Masalembu Jadi Pusat Pengembangan Kambing Boer

Redaksi Nolesa

Senin, 31 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath dorong Pulau Masalembu, Sumenep, menjadi pusat pengembangan kaambing boer pertama

Ketua Komisi I DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath dorong Pulau Masalembu, Sumenep, menjadi pusat pengembangan kaambing boer pertama

Sumenep, NOLESA.com – Ketua Komisi I DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath dorong Pulau Masalembu, Sumenep, menjadi pusat pengembangan kaambing boer pertama di ujung timur Pulau Madura.

Langkah tersebut sebagai upaya dari legislator senior PDI Perjuangan untuk mengembangkan ekonomi baru di pulau terluar di Kabupaten Sumenep ini.

Kambing boer yang saat ini dikembangkan di Masalembu ini sudah mencapai ratusan ekor kambing. Kambing asal Afrika itu tersebar di empat kelurahan, yakni Desa Masalima, Sukajeruk, Masakambing, dan Kramian.

Kambing-kambing tersebut dibeli dari Jawa, di antaranta di Rejo Bejoyo Farm, Jombang.

Darul Hasyim Fath atau DHF mengatakan, pengembangan ekonomi baru berupa ternak kambing boer ini sebagai alternatif sumber penghasilan bagi warga pesisir Pulau Masalembu yang selama ini mayoritas bekerja sebagai nelayan.

“Ternak kambing ini bagian dari menerjemehkan gagasan ekonomi kerakyatan dengan mendorong kesadaran masyarakat pesisir untuk mengembangkan ekonomi baru selain kelautan,” kata DHF.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Ajak Para Dokter Sukseskan Pelayanan Kesehatan Gratis

Dirinya menggagas sumber ekonomi baru berupa ternak kambing boer, karena ekomomi atau penghasilan warga pesisir yang bersumber dari laut bersifat musiman.

Peternak kambing boer ini dibuat klaster di masing-masing desa yang diintegrasikan dengan BUMDes. Setiap desa menganggarkan untuk usaha ternak kambing.

Darul menjelaskan, para peternak yang mengembangkan kambing jenis boer dibekali pengetahuan dasar tentang teknis beternak yang baik.

Baca Juga :  Harlah ke-40 Pagar Nusa Sumenep Diisi dengan Aksi Peduli Aceh dan Sumatera

“Para peternak itu sebelumnya mengikuti pelatihan ternak kambing. Sehingga mereka tahu bagaimana cara beternak yang baik,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan yang saat ini menjabat Ketua Komisi I DPRD Sumenep, berharap ternak kambing boer ini terus berkembang hingga masyarakat luas, sehingga warga memiliki tambahan sumber penghasilan selain bekerja sebagai nelayan.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming
Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong
Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram
Jumlah Hewan Kurban Pemkab Sumenep Naik Dibanding Tahun Lalu
Said Abdullah Kembali Salurkan Hewan Kurban, Khusus Madura Sebanyak 298 Ekor Sapi

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:08 WIB

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:40 WIB

KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:03 WIB

Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:46 WIB

Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:07 WIB

Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Generasi Cemas di Bawah Bayang-bayang AI

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:44 WIB