Bappeda Sumenep Perkuat Sektor Unggulan Guna Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Redaksi Nolesa

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU. ASEAN Eng. (foto: for NOLESA.COM)

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU. ASEAN Eng. (foto: for NOLESA.COM)

SUMENEP, NOLESA.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Madura, Jawa Timur mengambil langkah pasti untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di ujung timur Pulau Madura.

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng, menyampaikan selama ini berbagai program lintas sektor difokuskan untuk mendorong pemerataan pembangunan dan pemanfaatan potensi lokal secara optimal.

Di tahun 2025 misalnya, kata Kaban Arif, arah kebijakan pembangunan ekonomi menitikberatkan pada penguatan sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, pariwisata, serta industri kecil dan menengah (IKM).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah strategis tersebut, lanjut Kaban Arif, diwujudkan melalui peningkatan sinergi antarperangkat daerah, terutama dalam memastikan perencanaan dan pelaksanaan program ekonomi berjalan efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, Bappeda Sumenep secara intensif melakukan rapat koordinasi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep serta perangkat daerah terkait untuk merumuskan strategi peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) guna mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Baca Juga :  DKC Garda Bangsa Bangkalan Resmi Dilantik, Siap Dorong Generasi Muda Berkualitas

”Penguatan sektor unggulan menjadi kunci percepatan pembangunan ekonomi Kabupaten Sumenep pada tahun mendatang,” terang Kaban Arif, Senin, 17 Oktober 2025.

Pimpinan yang dikenal low profil itu menegaskan, Sumenep memiliki potensi yang sangat besar. Pihaknya optimis dengan kolaborasi seluruh pihak mulai pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.

Data terbaru dari BPS Kabupaten Sumenep menunjukkan kinerja ekonomi yang menggembirakan. Laju pertumbuhan ekonomi (y-on-y) PDRB, Menurut Lapangan Usaha mencapai 6,46% pada Triwulan I 2025, dan tetap solid di angka 5,50% pada Triwulan II 2025.

Baca Juga :  RSUD Sumenep Berlakukan Layanan Standar Tanpa Kelas

Capaian tersebut berada di atas target tahunan dalam RPJMD Kabupaten Sumenep 2025–2029, yaitu 4% untuk tahun 2025. Pertumbuhan kuat pada Triwulan I dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas ekonomi menjelang Ramadan dan Idul Fitri terutama pada konsumsi rumah tangga dan distribusi barang.

Sementara, ungkap Kaban Arif, pada Triwulan II, meski pertumbuhan sedikit melambat, kondisi tersebut masih tergolong stabil. Penurunan musiman pada sektor pertanian pascapanen serta dinamika harga komoditas menjadi faktor penyesuaian yang umum terjadi.

Secara keseluruhan, tren positif hingga pertengahan 2025 menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan ekonomi Sumenep berada di jalur yang tepat.

”Penguatan sektor produktif, seperti pertanian, perikanan, perdagangan, dan pariwisata membuktikan bahwa strategi berbasis potensi lokal memberi hasil signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkap dia.

Baca Juga :  HPN 2022, Ini Harapan Direktur Lembaga Jurnalistik dan Kepenulisan PB PMII

Kendati begitu, Bappeda Sumenep tetap mencermati sejumlah tantangan yang dapat memengaruhi kesinambungan kinerja ekonomi. Antara lain Stabilitas harga bahan pangan, akses logistik antar wilayah khususnya di wilayah kepulauan, peningkatan daya saing produk lokal, dan penguatan investasi pada sektor-sektor produktif.

Menurut Kaban Arif, Pemkab berkomitmen untuk menjaga stabilitas dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan tersebut. Konsistensi kebijakan pembangunan, dukungan regulasi, serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

”Dengan berbagai langkah strategis yang telah dan akan dijalankan, Kabupaten Sumenep memiliki peluang besar untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah, baik daratan maupun kepulauan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura
Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom
Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata
Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani
Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara
Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan
Kemenag Sumenep Perkuat Peran Pengawas PAI untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran dan Karakter Siswa
Pemkab Bangkalan Perkuat Pendapatan Daerah dan Validasi DTSEN

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:18 WIB

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 September 2026 - 19:52 WIB

Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom

Senin, 14 September 2026 - 14:59 WIB

Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata

Rabu, 9 September 2026 - 00:38 WIB

Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani

Rabu, 9 September 2026 - 00:01 WIB

Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan

Berita Terbaru

Politik

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 Sep 2026 - 20:18 WIB

Nasional

Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom

Senin, 14 Sep 2026 - 19:52 WIB