Kesampaian Juga, Akhirnya Kiai Musleh Adnan Bertemu dengan Kru Mata Pena

Redaksi Nolesa

Minggu, 7 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, NOLESA.com — Konten kreator Mata Pena diundang ke Pondok Pesantren Nahdhatut Ta’limiyah Karang Anyar, Plakpak, Kecamatan Pengantenan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Para kru Mata Pena itu diundang ke Pondok Pesantren Nahdhatut Ta’limiyah Karang Anyar asuhan KH. M. Musleh Adnan, pada Minggu malam, 7 Mei 2023.

Salah satu Youtuber Madura itu diundang dalam rangka menyampaikan pesan moral dan memberikan motivasi kepada jamaah Kajian Malam Senin yang diadakan Pondok Pesantren Nahdhatut Ta’limiyah, khususnya kepada para santri di pondok pesantren tersebut.

Dalam video yang diunggah youtube PP Nahdhatut Ta’limiyah Karang Anyar Kiai Musleh selaku pengasuh menyampaikan tujuan mengundang kru Mata Pena yakni sebagai sarana dakwah.

Pasalnya, video-video diproduksi Mata Pena selama ini selalu berisikan motivasi dan pesan-pesan moral.

Makanya, kiai yang juga da’i kondang itu mengaku ada kesamaan misi antara dirinya dengan Mata Pena yaitu sama-sama berdakwah untuk menyerukan kebaikan. Jika Kiai Musleh Adnan berdakwah dari panggung ke panggung, sementara mereka berdakwah lewat video yang diproduksinya.

Baca Juga :  Sejarah dan Makna di Balik Patung Liberty

“Ndak saya ndak butuh apa-apa, karena ini demi dakwah sebenarnya,” dawuh Kiai Musleh diakhir video.

Untuk diketahui, sebelum kru Mata Pena diundang ke Pondok Pesantren Nahdhatut Ta’limiyah Karang Anyar, Kiai Musleh selaku pengasuh pernah memposting staus di akun facebook miliknya kalau ingin bertemu dengan segenap kru Mata Pena ;

Baca Juga :  Cara Inspektur Daerah Kabupaten Sumenep Bentuk Kedisiplinan Kerja ASN

Terro acabiseh Ka Klebun Mor leke, Mat Tinggal, Dul Mawi Ben sakancaan terro mintaah PESAN MORAL

# Yang kenal mereka sampaikan kapan saya bisa acabis ka kediamannya ? Ongghu serius

Begitu tulis Kiai Musleh di akun facebook M. Musleh Adnan.


Penulis : Robet

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Udik DRT Raih Santri Award 2026 Kategori Penggerak Ekonomi Warga NU
Dr. Arif Firmanto Terima Anugerah Tokoh Perencanaan Pembangunan Daerah Inovatif dan Strategis
Desa Maju vs. Desa Tertinggal, Apa Bedanya?
Pramoedya Ananta Toer dan Tanah yang Tak Mengenalinya
Nyaman dalam Ketakutan
Sepiring Kenangan dari Kota Madiun
Dari Panimbang ke Houston: Jalan Panjang Sang Guru Besar
Pernah Jabat Ketua Cabang PMII dan GP Ansor, Kini Muhri Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Udik DRT Raih Santri Award 2026 Kategori Penggerak Ekonomi Warga NU

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Dr. Arif Firmanto Terima Anugerah Tokoh Perencanaan Pembangunan Daerah Inovatif dan Strategis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Desa Maju vs. Desa Tertinggal, Apa Bedanya?

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:03 WIB

Pramoedya Ananta Toer dan Tanah yang Tak Mengenalinya

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:17 WIB

Nyaman dalam Ketakutan

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB