Keponakan Presiden Prabowo Mundur dari DPR

Redaksi Nolesa

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional, NOLESA.COM – Politikus Partai Gerindra sekaligus keponakan Presiden Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai anggota DPR RI 2024–2029.

Pernyataan tersebut ia sampaikan melalui video singkat yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Rabu (10/9/2025) sore.

“Kesalahan ini sepenuhnya ada pada saya. Saya bertanggung jawab secara moral, sehingga saya memutuskan untuk mundur dari keanggotaan DPR RI,” kata Saraswati dalam pernyataannya.

Langkah itu diambil setelah potongan wawancara lamanya kembali viral menjelang peringatan 80 tahun Hari Kemerdekaan RI. Dalam video berdurasi sekitar dua menit tersebut, ucapan Saras dinilai menyinggung kalangan muda yang sedang merintis usaha.

Ia menegaskan bahwa potongan itu diambil tanpa konteks, namun tetap mengakui perkataannya telah melukai masyarakat.

Baca Juga :  Kabar Duka, Sepuluh Jemaah Haji Indonesia Meninggal Dunia

“Yang seharusnya menjadi pesan untuk mendorong semangat entrepreneurship justru menyinggung hati banyak orang, terutama mereka yang membangun usaha dari nol,” ujarnya.

Meski mundur, Saraswati menyebut masih ingin menuntaskan satu agenda terakhir, yakni pembahasan dan pengesahan Rancangan Undang-Undang Kepariwisataan di Komisi VII DPR. Ia juga berkomitmen menyalurkan sisa dana program dapil berupa bantuan alat kesehatan dan pelatihan kewirausahaan hingga tuntas.

Di luar parlemen, Saras berjanji tetap memperjuangkan sejumlah isu seperti pemberantasan perdagangan orang, pengelolaan sampah berkelanjutan, krisis iklim, energi terbarukan, serta keterwakilan perempuan melalui berbagai organisasi yang dipimpinnya.

Baca Juga :  Megawati Hadiri Seminar Peringatan KAA di Blitar, Hasto: Ini Menunjukkan Kuatnya Visi Internasional Bung Karno

“Berserah bukan berarti menyerah. Perjuangan untuk Indonesia tidak selalu harus dari kursi DPR,” tegasnya.

Saraswati menutup pernyataannya dengan pesan kepada jaringan kriminal perdagangan orang. “Kepada para sindikat perdagangan orang, this is not the end,” katanya.

Penulis : Wail Arrifki

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara
Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau
Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat
Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama
Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim
Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan
Influenza A Meluas, Neng Eem Dorong Penguatan Deteksi Dini dan Layanan Kesehatan
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:16 WIB

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB