HUT MA yang Ke-79: Ini Sejarahnya!

Redaksi Nolesa

Senin, 19 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional, NOLESA.COM – Pada 19 Agustus 2024, Mahkamah Agung  Republik Indonesia (MA RI) merayakan Hari Ulang Tahunnya yang ke-79.

Sejak berdirinya pada tanggal 19 Agustus 1945, MA telah menjadi pilar utama dalam sistem peradilan Indonesia, membawa perjalanan sejarah bangsa dalam upaya mewujudkan negara hukum yang berdaulat dan adil.

Selama perjalanannya, MA telah mengalami berbagai transformasi, baik dalam hal struktur organisasi maupun fungsi peradilan yang diembannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejarah MA

Perjalanan Mahkamah Agung tidak terlepas dari sejarah panjang bangsa Indonesia yang baru saja merdeka dari penjajahan kolonial kala itu.

Baca Juga :  Kemnaker dan Kemenkop UKM Kolaborasi Wujudkan 80 Ribu Koperasi Merah Putih

Ketika Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dikumandangkan pada tanggal 17 Agustus 1945, kebutuhan akan suatu lembaga peradilan tertinggi yang independen dan mampu menjamin tegaknya hukum dan keadilan menjadi semakin mendesak dibuat.

Sebagai tanggapan atas kebutuhan ini, Mahkamah Agung secara resmi dibentuk hanya dua hari setelah proklamasi kemerdekaan, melalui Penetapan Pemerintah Nomor 3 Tahun 1945.

Pembentukan MA ini menunjukkan betapa pentingnya kehadiran lembaga ini dalam membangun sistem hukum nasional yang mandiri, terlepas dari pengaruh hukum kolonial yang sebelumnya berlaku.

Baca Juga :  Novita Hardini: Ekonomi Kreatif Tak Boleh Tinggalkan Pekerjanya

Pada masa awal berdirinya, Mahkamah Agung berhadapan dengan berbagai tantangan besar. Indonesia, yang kala itu baru saja memproklamasikan kemerdekaannya, harus menghadapi upaya-upaya kolonial Belanda untuk kembali menguasai negeri ini, serta kebutuhan mendesak untuk membangun sistem pemerintahan yang berdaulat.

Dalam konteks tersebut, MA tidak hanya berperan sebagai lembaga peradilan tertinggi, tetapi juga sebagai penjaga kemerdekaan yang baru diraih.

Melalui berbagai keputusan pentingnya, Mahkamah Agung ikut memperkuat kedudukan hukum Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.

Baca Juga :  Dua Gelar Diberikan Elit NU untuk Bupati Fauzi, Satunya Langsung dari Ketua Umum PB NU

Selama perjalanannya, MA telah mengalami berbagai transformasi, baik dalam hal struktur organisasi maupun fungsi peradilan yang diembannya.

Pada awalnya, Mahkamah Agung hanya memiliki fungsi yudisial, yaitu sebagai pengadilan kasasi yang memeriksa putusan pengadilan tingkat bawah.

Namun, seiring dengan perkembangan hukum dan kebutuhan masyarakat, peran Mahkamah Agung juga berkembang menjadi lebih luas.

Lembaga ini kini juga berfungsi sebagai pengawas tertinggi atas jalannya peradilan di seluruh Indonesia, serta sebagai badan yang memiliki kewenangan untuk menguji legalitas peraturan di bawah undang-undang terhadap undang-undang.

 

Penulis : Lailur Rahman

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara
Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau
Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat
Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama
Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim
Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan
Influenza A Meluas, Neng Eem Dorong Penguatan Deteksi Dini dan Layanan Kesehatan
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:16 WIB

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB