Fatamorgana Elektabilitas Prabowo

Redaksi Nolesa

Senin, 29 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Naslira Alhabsy*

Masyarakat harus diberi tau apa yg dimaksud dengan ‘fatamorgana elektabilitas Prabowo’, yakni ilusi yg terjadi akibat oleh pembiasan informasi, sehingga bisa membuat sesuatu yang tidak ada menjadi seolah ada.

Sedangkan ilusi sendiri adalah distorsi pada pikiran. Sesuatu yang meracuni kebenaran hingga membentuk persepsi yg salah tentang kenyataan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun demikian, ilusi umumnya dimiliki oleh kebanyakan orang karena mudah dibentuk melalui opini sesat yang terus menerus digaungkan.

Survey elektabilitas Prabowo adalah bentuk dimensi yang paling mudah dipahami untuk mengenali tafsir Fatamorgana dan ilusi.

Baca Juga :  Perlu Bersepakat untuk Kondusif

Dalam kasus ilusi elektabilitas Prabowo, yang diserang adalah pikiran bawah sadar masyarakat. Teknik seperti ini dikenal sebagai 𝐇𝐲𝐩𝐧𝐨𝐬𝐢𝐬.


Itu sebabnya seringkali publik menemukan kontradiktif antara angka-angka hasil survey yang diumumkan media dengan realitas fakta dilapangan. Misalnya ratusan panggung kampanye Prabowo diseluruh pelosok daerah yg artis dan jurkamnya banyak, tapi penontonnya atau masyarakat yang hadir justru malah sepi.

Dalam kasus ilusi elektabilitas Prabowo, yang diserang adalah pikiran bawah sadar masyarakat. Teknik seperti ini dikenal sebagai 𝐇𝐲𝐩𝐧𝐨𝐬𝐢𝐬, yakni cabang ilmu psikologi yang mempelajari pengaruh sugesti terhadap pikiran manusia.

Baca Juga :  Deep learning: Beban bagi Guru atau Jembatan Berinovasi Guru?

Uniknya, pikiran bawah sadar ini justru 88% mempengaruhi perilaku manusia, sedang pikiran sadar hanya 12% saja yang berperan dalam mempengaruhi perilaku manusia.

Lalu bagaimana menangkal jebakan ilusi elektabilitas Prabowo?

Salah satu cara yg efektif adalah menepuk syaraf rasionalitas publik dengan secara masif menyebarkan informasi yang tepat dan benar tentang segalanya yang bersifat orisinalitas dari Prabowo Subianto dan realitas politiknya.

Baca Juga :  Guru Literat: Inisiator yang Kreatif

Sebarkan pemahaman tentang Fatamorgana Elektabilitas Prabowo ini melalui berbagai WhatsApp Group agar secara berantai sampai pada sebanyak-banyaknya orang.

Ingat! Juru bicara tim sukses hanya mampu menjangkau sedikit saja dari lapis paling terluar masyarakat pemilih, sedang juru bicara relawanlah yang paling mampu menjangkau hingga ujung terdalam masyarakat pemilik suara.

Sebarkan informasi ini agar semua orang bangkit kesadarannya sebelum mereka berada dalam bilik-bilik suara di TPS pada 14 Februari mendatang.


*) Pengamat Sosial

Editor : Ahmad Farisi

Sumber Berita: X/Twitter

Berita Terkait

ASN Belajar dan Spirit Bulan Muharram: Hijrah Menuju Keberdampakan
Pendaki FOMO: Saat Foto Lebih Penting daripada Keselamatan
Antara Mie Instan dan Masa Depan: Seni Mengelola Uang Saku KIP Kuliah di Tanah Rantau
Menanam Air, Memanen Ketahanan: Reorientasi Kesiapsiagaan Menghadapi Krisis Kekeringan
Pernikahan Dini: Tantangan Mewujudkan Keluarga Cemara
Ketika Suara dan Wajah Tak Lagi Bisa Dipercaya
Deep learning: Beban bagi Guru atau Jembatan Berinovasi Guru?
Generasi Cemas di Bawah Bayang-bayang AI

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:48 WIB

ASN Belajar dan Spirit Bulan Muharram: Hijrah Menuju Keberdampakan

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:57 WIB

Pendaki FOMO: Saat Foto Lebih Penting daripada Keselamatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:07 WIB

Antara Mie Instan dan Masa Depan: Seni Mengelola Uang Saku KIP Kuliah di Tanah Rantau

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:17 WIB

Menanam Air, Memanen Ketahanan: Reorientasi Kesiapsiagaan Menghadapi Krisis Kekeringan

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:29 WIB

Pernikahan Dini: Tantangan Mewujudkan Keluarga Cemara

Berita Terbaru