Dinas Pendidikan Sumenep Gandeng Penjahit Lokal dalam Program Seragam Gratis

Redaksi Nolesa

Rabu, 29 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Sekali mendayung dua pulau terlampaui. Pribahasa ini tepat disematkan pada program seragam gratis bagi siswa SD juga MI yang disipkan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pasalnya dari program seragam gratis itu Dinas Pendidikan Sumenep tidak hanya ingin membantu meringankan beban wali siswa, tetapi juga untuk memberdayakan penjahit lokal.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumenep, Agus Dwi Saputra menjelaskan bahwa seragam gratis yang akan diberikan kepada siswa baru bukan produk pabrikan, melainkan seragam yang diproduksi oleh penjahit lokal Sumenep.

“Kami bisa saja langsung memesan ke pabrikan. Tetapi karena ini Pak Bupati semangatnya untuk memberdayakan ekonomi masyarakat warga Sumenep, maka kami menggandeng para penjahit lokal untuk memproduksi seragam gratis ini,” jelas mantan Kabag Pembangunan Setdakab Sumenep itu, Rabu, 29 Juni 2022.

Dari itu, langkah pertama yang dilakukan yakni mendata sejumlah penjahit lokal yang ada di pedesaan atau di sekitar lembaga pendidikan yang siswa-siswinya akan dibantu.

Baca Juga :  Inilah Hasil Pertemuan DPKS bersama Dinas Pendidikan, Salah Satunya Soal Asusila

“Kami saat ini sedang melakukan pendataan siapa saja penjahit lokal yang akan ikut berpartisipasi dalam program seragam gratis ini,” ungkap pria yang lebih akrab disapa Agus.

Kadis Agus berharap dalam waktu dekat ini program seragam gratis bisa cepat terealisasi. Mengingat bulan Juli 2022 sudah masuk tahun pelajaran (Tapel) baru 2022-2023.

“Sebentar lagi sudah proses tender, semoga data penjahit segera rampung. Sebab kita membutuhkan banyak penjahit agar cepat selesai,” ujarnya.

Baca Juga :  PaSKA Madura Gelar Sarasehan Literasi

“Jadi monggo yang punya keahlian menjahit silahkan mendaftar langsung ke Dinas Pendidikan,” kata Agus.

Penting diketahui, Bupati Sumenep Achmad Fauzi, memprogramkan seragam gratis bagi siswa baru tingkat SD dan MI tapel 2022-2023 melalu Dinas Pendidikan Sumenep dengan anggaran Rp. 3 Miliar dari APBD Sumenep tahun 2022.(*)


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Universitas Brawijaya Malang Berjaya, Dua Mahasiswanya Ukir Prestasi NUDC 2024
SMA UII Bersama Dosen FBSB UNY Lakukan Penguatan Literasi Teks Sastra
Kemenag RI Beri Restu INSTIKA-Universitas Annuqayah Menyatu
Terus Berbenah, Universitas Annuqayah Libatkan Banyak Pihak Bahas Rencana Strategis
Cegah Komersialisasi Pendidikan, BEM KM UTM Gelar Mimbar Bebas dan Tabur Bunga
Bagi Kadisdik Agus Hardiknas Merupakan Momentum Tepat untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Sumenep
Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Agus Dwi Saputra Apresiasi Prestasi Hairullah Guru SDN Pangarangan 3 Pengarang Buku ‘Lagu Ini Untukmu’
Rawat Persatuan Pasca Putusan MK, DEMA UIN: Rekonsiliasi Rajut Tenun Kebangsaan

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 06:35 WIB

Universitas Brawijaya Malang Berjaya, Dua Mahasiswanya Ukir Prestasi NUDC 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:00 WIB

SMA UII Bersama Dosen FBSB UNY Lakukan Penguatan Literasi Teks Sastra

Senin, 10 Juni 2024 - 09:00 WIB

Kemenag RI Beri Restu INSTIKA-Universitas Annuqayah Menyatu

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:10 WIB

Terus Berbenah, Universitas Annuqayah Libatkan Banyak Pihak Bahas Rencana Strategis

Selasa, 21 Mei 2024 - 19:00 WIB

Cegah Komersialisasi Pendidikan, BEM KM UTM Gelar Mimbar Bebas dan Tabur Bunga

Kamis, 2 Mei 2024 - 15:03 WIB

Bagi Kadisdik Agus Hardiknas Merupakan Momentum Tepat untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Sumenep

Kamis, 2 Mei 2024 - 07:00 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Agus Dwi Saputra Apresiasi Prestasi Hairullah Guru SDN Pangarangan 3 Pengarang Buku ‘Lagu Ini Untukmu’

Selasa, 30 April 2024 - 09:37 WIB

Rawat Persatuan Pasca Putusan MK, DEMA UIN: Rekonsiliasi Rajut Tenun Kebangsaan

Berita Terbaru

Anggun Cahyaningrum (Foto: dokumen pribadi)

Budaya

Rokat Pandhaba: Identitas Budaya yang Masih Terjaga

Jumat, 14 Jun 2024 - 13:11 WIB