Demi Keselamatan dan Kedamaian, Pemkab Sumenep Gelar Doa Bersama

Redaksi Nolesa

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Sumenep menggelar Doa Bersama di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis, 9/10/2025 (foto: ist)

Pemkab Sumenep menggelar Doa Bersama di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis, 9/10/2025 (foto: ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Pemerintah Kabupaten, Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Doa Bersama di Pendopo Agung Keraton setempat, Kamis, 9 Oktober 2025.

Kegiatan doa bersama ini sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Sumenep.

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim mengatakan, doa bersama merupakan wujud rasa syukur, sekaligus memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Sumenep senantiasa dilindungi dari berbagai musibah dan bencana alam, yang bisa menyebabkan kedamaian masyarakat.

“Kami mengharapkan, melalui doa bersama ini Kabupaten Sumenep selalu berada dalam lindungan Allah SWT, terhindar dari bencana, dan masyarakatnya hidup rukun dalam suasana aman serta tenteram,” kata Wabup Kiai Imam.

Politikus PKB itu juga menegaskan bahwa kegiatan semacam ini terus dilakukan secara rutin, karena doa merupakan kekuatan yang bisa menjaga keharmonisan serta ketenteraman daerah, sehingga seluruh elemen masyarakat memperkuat kepedulian sosial dan semangat gotong royong.

Baca Juga :  Pastikan Ketersedian Bahan Pokok selama Ramadan 1447 H, Bupati Sumenep Turun ke Pasar Anom

“Seluruh elemen masyarakat hendaknya menjaga kebersamaan dan kepedulian sosial dalam menjaga ketenteraman daerah, karena doa dan kebersamaan menjadi benteng dalam menghadapi segala musibah maupun tantangan kehidupan,” jelasnya.

Doa bersama dipimpin KH. Taufikurahman Syakur, untuk memohon agar Kabupaten Sumenep senantiasa berada dalam lindungan dan keberkahan Allah SWT.

Selain itu, kata Wabup Kiai Imam masyarakat menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat semangat gotong royong, sebagai bagian dari upaya nyata untuk mencegah terjadinya bencana, mengingat menjaga alam merupakan salah satu bentuk tanggung jawab bersama demi keberlanjutan kehidupan dan ketenteraman masyarakat.

Baca Juga :  Demi Kenyamanan Pengguna Jalan di Malam Hari, Disperkimhub Sumenep Tambah Pemasangan PJU

“Menjaga lingkungan dan memperkuat gotong royong adalah langkah nyata yang harus terus dilakukan, agar Kabupaten Sumenep tetap damai, aman, dan terhindar dari bencana,” tandas Wabup Kiai Imam. (*)

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa
Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan
Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
Wabup Sumenep Dorong MEC Jadi Ruang Pelestarian Budaya
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 September 2026 - 07:05 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Kamis, 24 September 2026 - 14:17 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:28 WIB

Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far memimpin rakor pemenuhan titik usulan listrik desa (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:05 WIB