Bareskrim Tangkap 7 Provokator Demontrasi, 592 Akun Medsoss Diblokir

Redaksi Nolesa

Kamis, 4 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional, NOLESA.COM – Bareskrim Polri bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengambil langkah tegas terhadap penyebaran konten provokatif di media sosial yang memicu keresahan publik.

Dalam patroli siber yang digelar sejak 23 Agustus hingga 3 September 2025, aparat berhasil memblokir 592 akun media sosial karena kedapatan menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, hingga ajakan melakukan tindakan anarkis.

“Konten-konten itu isinya hasutan, fitnah, dan ajakan melakukan kekerasan. Kami tidak bisa membiarkan ruang digital dipenuhi provokasi,” tegas Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid di Jakarta, Kamis (4/9).

Selain pemblokiran, Polri juga menetapkan tujuh orang sebagai tersangka. Mereka adalah WH (31) dengan akun Instagram @bekasi\_menggugat, KA (24) dengan akun Instagram Aliansi Mahasiswa Penggugat, LFK (26) dengan akun @Larasfaizati yang sempat memprovokasi agar massa menyerang Mabes Polri, CS (30) dengan akun TikTok @Cecepmunich, IS (39) dengan akun TikTok @hs02775, SB (35) dengan akun Facebook Nannu, serta G (20) dengan akun Facebook Bambu Runcing.

Baca Juga :  Strategi Baru Menko PM Tekan Kemiskinan Ekstrem

Menurut Vivid, enam dari tujuh tersangka sudah ditahan. “Satu orang tidak ditahan, tetapi dikenakan wajib lapor dua kali seminggu. Namun proses hukumnya tetap berjalan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemenkes RI Menilai Kinerja Bupati Achmad Fauzi, Terutama Soal Frambusia

Polisi menegaskan bahwa tindakan ini bukan untuk membungkam kritik, melainkan untuk menjaga ketertiban umum. “Kami membuka ruang kritik, tapi bukan berarti memberi izin menyebarkan kebencian dan menghasut orang lain untuk berbuat kekerasan,” kata Vivid.

Dengan langkah ini, Bareskrim berharap masyarakat semakin bijak dalam bermedia sosial. “Gunakan medsos untuk hal positif, bukan untuk merusak persatuan bangsa,” pungkasnya.

Penulis : Wail Arrifki

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Novita Hardini Bongkar Ancaman Struktural Industri Film
Saat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah, Presiden Prabowo Minta Waspada
Keterangan Seskab Teddy Terkait Pertemuan Presiden Prabowo dengan Maruar Sirait
Legislator PKB Ingatkan Pentingnya Kesiapan Infrastruktur Jelang Mudik 2026
Novita Hardini: Ekonomi Kreatif Tak Boleh Tinggalkan Pekerjanya
Seskab Teddy dan Wagub Emil Bahas Percepatan Infrastruktur dan Program Prioritas Presiden di Jatim
Novita Hardini Ingatkan Krisis SDM dan Peran Penyiaran Publik
Sentil Menteri Perindustrian, Novita Hardini: Kita Harus Menjadi Raja di Negeri Sendiri

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:08 WIB

Novita Hardini Bongkar Ancaman Struktural Industri Film

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:57 WIB

Saat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah, Presiden Prabowo Minta Waspada

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:52 WIB

Keterangan Seskab Teddy Terkait Pertemuan Presiden Prabowo dengan Maruar Sirait

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:37 WIB

Legislator PKB Ingatkan Pentingnya Kesiapan Infrastruktur Jelang Mudik 2026

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:03 WIB

Novita Hardini: Ekonomi Kreatif Tak Boleh Tinggalkan Pekerjanya

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Fenomena Air: Lebih Masalah, Kurang Juga Masalah

Jumat, 6 Mar 2026 - 21:15 WIB