Bappeda Sumenep Perkuat Akuntabilitas Kinerja untuk Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Berkualitas

Redaksi Nolesa

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Sumenep Dr. Ir. Arif Firmanto, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU. ASEAN Eng. (for NOLESA.COM)

Kepala Bappeda Sumenep Dr. Ir. Arif Firmanto, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU. ASEAN Eng. (for NOLESA.COM)

SUMENEP, NOLESA.COM – Upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan berorientasi pada hasil terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), pemerintah daerah memperkuat sistem akuntabilitas kinerja sebagai salah satu fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU, ASEAN Eng., menegaskan bahwa setiap program yang dijalankan perangkat daerah tidak cukup hanya berhasil dari sisi pelaksanaan kegiatan. Lebih dari itu, program tersebut harus mampu dipertanggungjawabkan secara administratif sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, akuntabilitas kinerja menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, penggunaan anggaran daerah dapat lebih terukur, efektif, dan memberikan manfaat yang optimal.

“Ini bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas birokrasi sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah,” ujar Kaban Arif.

Dalam rangka memperkuat pengawasan dan evaluasi, Bappeda secara rutin melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pemantauan tersebut difokuskan pada kesesuaian antara dokumen perencanaan dengan realisasi kegiatan yang berlangsung di lapangan.

Baca Juga :  Harga Tembakau Harus Stabil Sampai Akhir Musim

Langkah tersebut dinilai penting agar target pembangunan yang telah dirumuskan sejak awal dapat tercapai secara maksimal. Selain itu, proses monitoring juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai hambatan yang berpotensi mengganggu pencapaian program.

Bappeda juga mendorong setiap OPD untuk meningkatkan kualitas pelaporan kinerja secara tepat waktu dan akurat. Sistem pelaporan yang baik dinilai mampu menyediakan informasi yang dibutuhkan dalam proses pengambilan keputusan sekaligus mempercepat langkah evaluasi apabila ditemukan kendala dalam pelaksanaan program.

Dengan dukungan sistem pelaporan yang terintegrasi, pemerintah daerah dapat melakukan penyesuaian dan perbaikan secara lebih cepat tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Pendekatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan birokrasi yang responsif terhadap berbagai dinamika pembangunan.

Baca Juga :  Pastikan Pelayanan Kesehatan Maksimal, Mulyadi Pimpin Komisi IV DPRD Sumenep Sidak Puskesmas

Arif menambahkan, akuntabilitas kinerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan wujud tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat atas amanah yang diberikan. Oleh karena itu, setiap perangkat daerah dituntut untuk bekerja secara profesional, terukur, dan berorientasi pada hasil.

“Kinerja yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan adalah fondasi utama untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” tegasnya.

Melalui penguatan akuntabilitas kinerja, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap mampu mewujudkan birokrasi yang semakin profesional, transparan, dan adaptif dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Bedah Seni dan Budaya Lokal, Lesbumi Sumenep Hadirkan TA Bupati Bidang IPTEK
Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran
Kang Cucun Ajak Santri Melek Teknologi dan AI Saat Hadir di Cipasung
Tim PkM FBSB UNY Perkuat Pengetahuan Ekologi Tradisional di Kalangan Pelajar
UKM PSHT UTM Gelar Pelatihan Bela Diri Praktis dan Bantuan Hidup Dasar
SEMPOL SEHAT, Inovasi Puskesmas Pasongsongan Hadirkan Layanan Kesehatan Langsung ke Tengah Masyarakat
Mengenang Hari Lahir Bung Karno, Momentum Meneladani Semangat Persatuan dan Pembangunan Bangsa
Soroti Tata Kelola MBG, Politikus Madura Minta Kasus di BGN Jadi Pelajaran

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:27 WIB

Bedah Seni dan Budaya Lokal, Lesbumi Sumenep Hadirkan TA Bupati Bidang IPTEK

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:51 WIB

Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:00 WIB

Kang Cucun Ajak Santri Melek Teknologi dan AI Saat Hadir di Cipasung

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:39 WIB

Tim PkM FBSB UNY Perkuat Pengetahuan Ekologi Tradisional di Kalangan Pelajar

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:34 WIB

UKM PSHT UTM Gelar Pelatihan Bela Diri Praktis dan Bantuan Hidup Dasar

Berita Terbaru

Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran (kolase foto)

Pendidikan

Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:51 WIB