Bahaya Mahasiswa “Kurang Ngopi”

Redaksi Nolesa

Sabtu, 22 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hafiz Nabilunnuha (Foto: dokumen pribadi)

Hafiz Nabilunnuha (Foto: dokumen pribadi)

Oleh Hafiz Nabilunnuha

(Mahasiswa IAIN Ponorogo)


Ngopi merupakan istilah ajakan seorang mahasiswa kepada teman lainya untuk berkumpul dan bercerita. Biasanya seorang mahasiswa akan mengajak temanya untuk berkumpul bersama di sebuah warung kopi untuk membahas suatu hal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulai dari hal yang penting seperti kabar, keluarga, sekolah, kerja, maupun hal-hal yang tidak penting. Seperti, bercerita pengalaman, maupun bercerita tentang hal yang ia ketahui, bermain game, dan lain-lain. Waktu yang mereka gunakan untuk ngopi biasanya setelah jam kuliah atau diwaktu-waktu yang longgar seperti, malam hari atau diwaktu libur.

Banyak orang yang berkumpul itu paling sedikit 2 orang dan paling banyak tak terbatas. Mereka yang datang biasanya yang tidak sibuk atau sedang melonggarkan waktu luangnya. Mereka yang berkumpul juga tidak mesti memesan kopi. Beberapa memesan esteh, es susu, es coklat dan lain sebagainya.

Untuk makananya biasanya mereka memesan gorengan, bakaran, nasi bungkus dan lain-lain guna untuk menemani mereka ketika sedang bercerita.

Baca Juga :  Menghadirkan Gagasan, Meminimalisir Gimik

Banyak yang beranggapan bahwa nongkrong di warung kopi tidak ada gunanya. Mereka berpendapat bahwa nongkrong di warung kopi hanya membuang-buang waktu, tenaga, pikiran, dan uang. Mereka berpendapat juga lebih baik digunakan untuk belajar membaca buku, les, kerja atau bahkan membantu kedua orang tua dari pada nongkrong di warung kopi yang gak jelas.

Asumsi-asumsi ini sering kita dengarkan dari orang-orang yang sibuk dengan hal-hal penting seperti, orang tua, guru, dan beberapa orang lainya. Padahal kalau kita lihat lebih jauh banyak hal yang bisa kita dapatkan dari sekedar hanya nongkrong di warung kopi. Banyak hal baik yang bisa kita ambil dari nongkrong diwarung kopi. Berikut beberapa hal baik yang didapatkan ketika nongkrong di warung kopi:

1. Menjalin Silaturahmi

Seseorang yang bertemu dengan teman lainya tentu akan menjalin hubungan baik. Dengan bisa berkumpul dengan temannya maka timbulah interaksi antara satu dengan yang lainya. Sehingga menimbulkan hubungan yang baik antar mahasiswa.

Baca Juga :  Cara Inspektur Daerah Kabupaten Sumenep Bentuk Kedisiplinan Kerja ASN

2. Menambah Teman

Biasanya seorang mahasiswa ketika berkumpul dengan temannya ia mengajak teman yang beda kelompok. Sehingga ketika berkumpul orang baru ini akan berkenalan dengan teman kelompoknya begitu juga sebaliknya, teman kelompok ini berkenalan dengan orang baru tersebut. Sehingga mereka dapat menambah hubungan pertemanan.

3. Menghilangkan Stres atau beban

Ketika diperkuliahan tentunya banyak mahasiswa-mahasiswa yang merasa banyak fikiran, stress akibat materi ataupun tugas yang diberikan dosen. Tentunya dengan bertemu temannya beban fikiran selama perkuliahan dapat berkurang bahkan hilang dikarenakan selama bertemu mereka banyak bercerita, tertawa dan bahkan memberi solusi atas permasalahan yang mereka hadapi.

4. Menambah Wawasan

Banyak hal yang di dapat ketika seseorang ngopi bersama temanya. Salah satunya yaitu menambah wawasan atau pengetahuan. Ketika mereka berkumpul tentunya mereka akan saling berkomunikasi, bertukar informasi, serta saling memberi pengalaman atas apa yang mereka ketahui. Tentunya akan menambah wawasan serta membantu mereka-mereka yang sedang dalam masalah.

Baca Juga :  Sering Ngantuk di Tempat Kerja, Ini Cara Mengatasinya!

5. menambah nilai ekonomi

Dilihat dari sudut pandang yang lain, seorang mahasiswa yang nongkrong diwarung kopi tentunya akan menambah pendapatan dari pemilik warung kopi tersebut. Secara tidak langsung ia membantu meningkatkan ekonomi bagi orang lain. Akan tetapi, harus tetap dalam batasan dikarenakan agar tidak menurunkan nilai ekonomi mahasiswa itu sendiri.

Beberapa poin diatas mengungkapkan bahwa nongkrong diwarung kopi atau ngopi tidak selamanya buruk. Banyak hal baik yang di dapatkan. Akan tetapi, perlu pembatasan agar ngopi yang dilakukan tetap membawa hal baik bukan membawa kepada hal yang buruk. Jika sesorang tidak dapat memaneg uang dan waktunya tentu ia akan mengalami hal buruk terkait nongkrong di warung kopi.

Berita Terkait

Terpedaya Janji dan Kesombongan
Nabi Sulaiman dan Semut
Hari Tasyrik
Masjid Kampus Harus Berfungsi Lebih
Jangan Mematikan Hati
Allah Tidak Menciptakan Sesuatu yang Lebih Kuat Melebihi Doa
DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna Penetapan Propemperda 2026
Saat Berpuasa, Manusia Mendapatkan Kembali Kekuasaan atas Dirinya

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:05 WIB

Terpedaya Janji dan Kesombongan

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:36 WIB

Nabi Sulaiman dan Semut

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:42 WIB

Hari Tasyrik

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:32 WIB

Masjid Kampus Harus Berfungsi Lebih

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:11 WIB

Jangan Mematikan Hati

Berita Terbaru