Ketum ISNU Diundang Universitas Jendral Soedirman, Hal Penting inilah yang Diungkapkan

Redaksi Nolesa

Jumat, 17 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purwokerto, NOLESA.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU), Dr. Ali Masykur Musa diundang Universitas Jendral Soedirman, Purwokerto, Jumat 17 Maret 2023.

Ketum ISNU yang akrab disapa Cak Ali itu diundang untuk menyampaikan kuliah umum di Universitas Jendral Soedirman.

Kuliah umum tersebut diikuti oleh peserta yang dari berbagai agama, ras, suku sebagai representasi kehidupan bernegara di Indonesia

Pada kesempatan itu, Cak Ali meminta supaya Islam dan kebangsaan tak dipertentangkan, sehingga tidak menimbulkan gejolak di tengah-tengah masyarakat.

Dalam materi kuliahnya, Cak Ali menegaskan bahwa negara Indonesia dibangun dengan semangat kemanusiaan dan kebangsaan, dalam rangka mewujudkan negara yang harmonis dengan Pancasila sebagai dasar negara.

Namun dalam perkembangannya, belakangan justru muncul gerakan-gerakan yang mencoba merongrong keharmonisan bangsa ini dengan ingin mengganti ideologi Pancasila.

Baca Juga :  OJK - LSAI Berikan Penyuluhan Jasa Keuangan kepada Mahasiswa Unija

Gerakan-gerakan ini mencoba mengganti dasar negara, misalnya, dengan mempertentangkan antara Islam dan kebangsaan atau negara.

“Pancasila sudah final sebagai ideologi Indonesia, tidak boleh diganti. Jangan pertentangan Islam dan negara,” tegas Cak Ali.

Mantan Ketum PB PMII itu juga menuturkan, NU sebagai salah satu organisasi yang memiliki komitmen kuat terhadap Islam dan kebangsaan, selama ini selalu keras menolak gerakan-gerakan radikal yang terjadi di Indonesia karena hanya akan menimbulkan perpecahan baik antarsesama muslim atau dengan non muslim.

Baca Juga :  PMII Unija Siapkan Duta Pergerakan

“Dari sejak sebelum kemerdekaan hingga sekarang, Nahdlatul Ulama selalu berada di garda terdepan dalam memperjuangan dan mempertahankan negeri ini. Itu bisa dilihat, misalnya, dari resolusi jihad KH. Hasyim Asy’ari, dan perlawanan terhadap Partai Komunis Indonesia (PKI),” tambahnya.


Penulis: Arif

Editor: Ahmad Farisi

Berita Terkait

Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur
Nayla Fakhirah Najmy Dinobatkan sebagai Siswi Teladan MTs Al Hasan Giligenting
Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning
Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Bupati Ipuk Bawa Kabar Baik Saat Bertemu Mensos
Mahasiswa Universitas Annuqayah Borong Juara I dan II Lomba Video Konten Literasi
Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran
Tim PkM FBSB UNY Perkuat Pengetahuan Ekologi Tradisional di Kalangan Pelajar
Mahasiswa Universitas Annuqayah Madura Raih Prestasi Nasional di Ajang Business Plan

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 17:34 WIB

Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:32 WIB

Nayla Fakhirah Najmy Dinobatkan sebagai Siswi Teladan MTs Al Hasan Giligenting

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:48 WIB

Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:47 WIB

Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Bupati Ipuk Bawa Kabar Baik Saat Bertemu Mensos

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:54 WIB

Mahasiswa Universitas Annuqayah Borong Juara I dan II Lomba Video Konten Literasi

Berita Terbaru