Presiden Jokowi Menyaksikan Defile Alutsista, Begini Responnya

Redaksi Nolesa

Rabu, 5 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, NOLESA.com — Usai pelaksanaan upacara HUT TNI ke-77 acara dilanjutkan dengan defile pasukan dan pawai alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Defile pasukan dan pawai alat utama sistem persenjataan (alutsista) tetap dilaksanakan di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 5 Oktober 2022.

Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo dan Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin beserta Ibu Wury Ma’ruf Amin juga ikut menyaksikan defile pasukan dan pawai alutsista tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa alutsista yang ditampilkan dalam defile tersebut merupakan bentuk kesiapan Indonesia dalam menghadapi tantangan geopolitik global.

Baca Juga :  Kata Menko Airlangga Terkait Upaya Pemerintah Hadapi Dinamika Global

“Ini adalah sebagian kecil dari alutsista yang kita miliki dan kesiapan dalam kita menghadapi ancaman dan tantangan di dalam perubahan geopolitik global. Ini harus betul-betul siap,” ujar Presiden Jokowi kepada awak media.

Defile pasukan dan pawai alutsista diawali dengan persembahan keterampilan kolone senapan oleh prajurit TNI AL. Presiden Jokowi tampak bertepuk tangan sebagai bentuk apresiasi terhadap keahlian dan kekompakan yang ditampilkan oleh para prajurit.

Baca Juga :  Mendorong ”Pengaturan Koalisi” Pencapresan

Setelah itu, Presiden dan Ibu Iriana disuguhkan dengan penampilan drumben dari Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD). Dengan iringan tabuhan musik dari drumben, selanjutnya sejumlah kendaraan alutsista melintas di hadapan Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin.

Dalam defile tersebut, ditampilkan beberapa jenis alutsista yang berasal dari tiga matra TNI. TNI Angkatan Darat menampilkan 15 jenis alutsista, mulai dari kendaraan Komodo, Astros, hingga V-150.

TNI Angkatan Laut mempersiapkan 8 jenis alutsista yang dapat disaksikan oleh masyarakat seperti Sea Reader RIB Marine, Howitzer 105 mm, hingga kendaraan penjinak bom. Sedangkan, TNI Angkatan Udara menampilkan 11 jenis alutsista yaitu kendaraan P6 ATAV, DMV 30, Oerlikon Sky Shield, hingga Smart Hunter SH 711.

Baca Juga :  Pesan Penting Presiden Jokowi pada HUT TNI ke-77 TNI

Pada kesempatan terpisah, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan bahwa alutsista yang dipamerkan oleh TNI merupakan alutsista tercanggih yang dimiliki negara hingga saat ini.

“Total ada 72 (unit), 9 (unit) diantaranya digelar di depan Istana persis. Mereka adalah alutsista yang tercanggih hingga saat ini, walaupun usianya juga sebetulnya tidak baru,” kata Panglima Andika.(*)


Penulis : Arif

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945
Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot
PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan
Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun
Legislator PKB Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi El Nino, Jangan Sampai Target Produksi Pangan Terganggu
Novita Hardini Soroti Tata Kelola KEK Pariwisata, Nilai Perlindungan Hak Masyarakat Belum Optimal
Anggaran MBG 2027 Diprediksi Menyusut, Banggar DPR Jamin Kualitas Program Tetap Optimal
Dino Patti Djalal Soroti Absennya Delegasi RI di Pemakaman Ayatollah Khamenei

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:07 WIB

Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:33 WIB

PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:20 WIB

Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:52 WIB

Legislator PKB Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi El Nino, Jangan Sampai Target Produksi Pangan Terganggu

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:16 WIB

Novita Hardini Soroti Tata Kelola KEK Pariwisata, Nilai Perlindungan Hak Masyarakat Belum Optimal

Berita Terbaru