Solusi Bupati Fauzi Petani Sumenep Segera Tebus Pupuk Bersubsidi

Redaksi Nolesa

Sabtu, 8 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, nolesa.com – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur Achmad Fauzi gerak cepat agar petani segera menebus pupuk bersubsidi.

Gerak cepat (garcep) dimaksud yakni, Bupati Fauzi langsung menandagangi Surat Keputusan (SK) terkait penyaluran dan HET pupuk bersubsidi di tahun 2022.

Tujuan Garcep dari politisi PDI Perjuangan itu tidak lain supaya para petani di Sumenep bisa segera menebus pupuk bersubsidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SK yang ditandatangani Bupati Fauzi terkait penyaluran dan HET pupuk bersubsidi kali ini hanya berselang satu hari setelah Pemerintah Kabupaten Sumenep menerima SK dari Gubernur Jawa Timur pada Kamis, (6/12022), siang kemarin.

Baca Juga :  Tekad Fraksi PDI Perjuangan, 3 Raperda Populis Menjadi Benteng Rakyat dari Kesengsaraan

“Di awal tahun ini petani kesulitan dapat pupuk bersubsidi karena SK yang dari Gubernur baru turun. Sehingga pupuknya memang belum bisa disalurkan,” jelas Bupati Fauzi, Jumat (7/12022).

Kata Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu, persoalan pupuk bersubsidi tidak hanya terjadi di Sumenep, tapi juga terjadi di daerah lain di Jawa Timur.

Baca Juga :  Meminta Rekomendasi LKPj Bupati Sumenep 2023 Dijadikan Landasan Memaksimalkan Program

“Makanya setelah SK Gubernur turun kemarin, hari ini saya langsung menindaklanjutinya agar petani bisa segera menebus pupuk, dan sepertinya kita yang paling cepat ini,” aku suami Nia Kurnia.

Perlu diketahui, sesuai Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 15/M-DAG/PER/4/2013 tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian, penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan berdasarkan rencana kebutuhan.

Rencana kebutuhan itu ditetapkan dalam peraturan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanian, dan peraturan pelaksanaannya ditetapkan oleh gubernur atau bupati/wali kota.

Baca Juga :  Novita Hardini Dorong Susu Lokal Trenggalek Naik Kelas, dari Komoditas Jadi Penggerak Ekonomi

Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sumenep juga telah memanggil para distributor pupuk untuk melakukan rapat koordinasi.

“Hari ini kami mengumpulkan para distributor untuk melakukan rapat koordinasi. Sehingga ketika SK Bupati sudah turun, distributor juga bisa langsung jalan,” ucap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sumenep Arif Firmanto.

Penulis : Arif

Editor : Dimas

Berita Terkait

SSIC Resmi Berdiri di Kota Yogya, Disiapkan Jadi Pusat Dakwah dan Kegiatan Islam
Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani
Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan
Kemenag Sumenep Perkuat Peran Pengawas PAI untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran dan Karakter Siswa
Pemkab Bangkalan Perkuat Pendapatan Daerah dan Validasi DTSEN
PDIP Jatim Dorong Tambahan Modal Jamkrida untuk UMKM
Polresta Sumenep Gelar Anev Kamtibmas, Evaluasi Kinerja dan Situasi Keamanan
Pimpin Apel Pagi, Camat Gayam Tekankan Di

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:34 WIB

SSIC Resmi Berdiri di Kota Yogya, Disiapkan Jadi Pusat Dakwah dan Kegiatan Islam

Rabu, 9 September 2026 - 00:38 WIB

Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani

Rabu, 9 September 2026 - 00:01 WIB

Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan

Selasa, 8 September 2026 - 00:06 WIB

Kemenag Sumenep Perkuat Peran Pengawas PAI untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran dan Karakter Siswa

Senin, 7 September 2026 - 23:41 WIB

Pemkab Bangkalan Perkuat Pendapatan Daerah dan Validasi DTSEN

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Psychological Safety

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:52 WIB

Politik

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 Sep 2026 - 20:18 WIB