Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata

Redaksi Nolesa

Senin, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, NOLESA.COM — Elektabilitas Partai Amanat Nasional (PAN) mencapai 5,6 persen dalam survei Parameter Politik Indonesia (PPI). Angka tersebut menempatkan PAN di posisi kedelapan dalam peta elektabilitas partai politik hasil survei PPI.

Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, mengatakan survei tersebut dilakukan pada 20 Juli hingga 3 Agustus 2026 melalui metode face to face interview terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi, 116 kabupaten/kota, 120 kecamatan, serta 120 desa/kelurahan.

Survei tersebut memiliki margin of error ±2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparan hasil survei melalui kanal YouTube Adi Prayitno Official, Sabtu (5/9/2026), Adi Prayitno menjelaskan sejumlah alasan yang mendorong masyarakat memilih PAN.

Menurut Adi, faktor utama di antaranya adalah kinerja PAN yang dinilai dirasakan masyarakat sebesar 11,7 persen, kualitas tokoh partai sebesar 10 persen, serta pengalaman masyarakat menerima bantuan sebesar 8,3 persen.

Baca Juga :  Ke Sumenep Presiden Jokowi Resmikan Bandara Trunojoyo 

Menanggapi hasil survei tersebut, Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN), Slamet Ariyadi, menyambut positif capaian elektabilitas PAN. Namun, ia menegaskan hasil tersebut tidak boleh membuat kader terlena.

“Angka 5,6 persen tentu menjadi kabar baik bagi seluruh keluarga besar PAN. Tetapi ini bukan alasan untuk berpuas diri. Justru ini harus menjadi energi baru untuk bekerja lebih keras dan semakin dekat dengan rakyat,” ujar Slamet Ariyadi.

Menurutnya, hasil survei PPI menunjukkan adanya respons positif masyarakat terhadap keberadaan dan kerja nyata PAN. Karena itu, kepercayaan tersebut harus dijawab dengan aksi konkret yang manfaatnya dapat dirasakan langsung.

“Bagi kami, survei bukan sekadar angka. Di balik angka itu ada kepercayaan masyarakat. Tugas kita adalah menjaga kepercayaan tersebut dengan terus hadir, mendengar aspirasi, membantu masyarakat, dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” tegasnya.

Baca Juga :  Penyuluh Antikorupsi Asal Sumenep Terima Penghargaan Insan Pengendalian Gratifikasi

Slamet menilai kerja politik PAN harus terus diarahkan pada upaya menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, politik tidak cukup hanya dilakukan melalui wacana, tetapi harus diwujudkan dalam kerja nyata di tengah masyarakat.

“PAN harus menjadi partai yang hadir ketika rakyat membutuhkan. Kita harus turun, mendengar langsung persoalan masyarakat, kemudian mencari jalan keluar dan memperjuangkannya melalui kerja politik,” katanya.

Sebagai Ketua Umum BM PAN, Slamet juga mendorong generasi muda PAN untuk mengambil peran lebih besar dalam memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat.

“Generasi muda PAN harus terus bergerak. Kita ingin energi anak muda menjadi kekuatan untuk menghadirkan PAN yang semakin dekat dengan masyarakat dan semakin banyak memberikan manfaat,” ujarnya.

Berdasarkan hasil survei PPI, elektabilitas partai politik menempatkan Gerindra di posisi pertama dengan 18,3 persen, disusul PDIP 14 persen, Golkar 13 persen, PKB 9,7 persen, Demokrat 7,7 persen, PKS 6,9 persen, NasDem 5,7 persen, dan PAN 5,6 persen.

Baca Juga :  Kapolri Copot Tujuh Pejabat Polisi

Slamet pun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Indonesia yang telah memberikan kepercayaan kepada PAN.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah memberikan kepercayaan kepada PAN. Kepercayaan ini akan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja dan memberikan manfaat yang lebih luas,” tuturnya.

Ia kembali menegaskan bahwa capaian 5,6 persen harus dipandang sebagai titik awal untuk meningkatkan kerja politik PAN, bukan sebagai tujuan akhir.

“PAN harus terus bergerak, terus bekerja, dan terus hadir membantu rakyat. Sebab kepercayaan masyarakat tidak cukup dijawab dengan janji, tetapi harus dibuktikan melalui kerja nyata,” pungkas Slamet.

Berita Terkait

Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara
Presiden Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah
SE Menkomdigi Untuk Lindungi Sisa Kuota Pelanggan Seluler
Suarakan Inklusivitas di Muktamar NU, PP IPNU Gelar Bedah Buku Fiqh Disabilitas
Legislator PKB Apresiasi Ojol Jadi Pelaku Usaha Mikro, Dorong Perlindungan dan Akses Pembiayaan
Kemenhaj Dorong Tata Kelola Berbasis Data dan Bukti untuk Perkuat Pelayanan Jemaah
Kado HUT ke-81 RI, Novita Hardini Hadiahkan Dua Ambulans Gratis untuk Warga Trenggalek
Ketua DPR RI Puan Mahan Soroti RAPBN 2027 yang Hampir Tembus Rp4.000 Triliun

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:59 WIB

Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata

Rabu, 9 September 2026 - 00:22 WIB

Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara

Senin, 7 September 2026 - 23:08 WIB

Presiden Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:17 WIB

SE Menkomdigi Untuk Lindungi Sisa Kuota Pelanggan Seluler

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Suarakan Inklusivitas di Muktamar NU, PP IPNU Gelar Bedah Buku Fiqh Disabilitas

Berita Terbaru