Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran

Redaksi Nolesa

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran (kolase foto)

Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran (kolase foto)

BANGKALAN, NOLESA.COM – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) resmi memperoleh izin operasional untuk membuka Fakultas Kedokteran.

Terbitnya izin tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan pendidikan tinggi di Pulau Madura sekaligus membuka peluang baru bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan kedokteran di kampung halamannya sendiri.

Rektor UTM, Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H., mengatakan bahwa proses pendirian Fakultas Kedokteran tidak berlangsung singkat. Kampus harus melalui berbagai tahapan verifikasi dan memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan pemerintah sebelum akhirnya memperoleh izin resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, izin operasional Fakultas Kedokteran UTM telah terbit setelah melalui proses yang panjang. Ini menjadi sejarah baru bagi perguruan tinggi negeri di Madura,” ujar Prof. Safi’, Rabu kemarin, 3 Juni 2026.

Baca Juga :  Hadir ke Sapeken, Bupati Ra Fauzi Menyerahkan Bantuan Pengembangan Dakwah dan Pendidikan

Dengan terbitnya izin tersebut, UTM menjadi perguruan tinggi negeri pertama di Madura yang memiliki Fakultas Kedokteran. Kehadiran fakultas baru ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan kedokteran yang berkualitas bagi masyarakat Madura tanpa harus melanjutkan studi ke luar daerah.

UTM juga memastikan akan menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2026. Karena seluruh tahapan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) telah selesai, penerimaan mahasiswa angkatan pertama akan dilakukan melalui Jalur Mandiri.

Baca Juga :  Bupati Trenggalek Bebaskan Orang Tua Siswa Beli Seragam di Mana Saja

Menurut Prof. Safi’, pihak kampus saat ini tengah menyusun jadwal serta mekanisme penerimaan mahasiswa baru. Informasi mengenai persyaratan dan tahapan seleksi akan segera diumumkan kepada masyarakat dalam waktu dekat.

Sesuai ketentuan yang berlaku, Program Studi Kedokteran yang baru berdiri hanya diperbolehkan menerima maksimal 50 mahasiswa pada tahun pertama. Kuota tersebut akan dibagi ke dalam dua kelas, masing-masing berisi 25 mahasiswa.

Fakultas Kedokteran UTM tidak hanya membuka Program Studi Sarjana Kedokteran, tetapi juga langsung menyelenggarakan Program Studi Profesi Dokter. Kedua program tersebut dirancang sebagai satu kesatuan untuk mendukung proses pendidikan calon dokter secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Cara ini Dilakukan Dinas Pendidikan Sumenep untuk Mengimbangi Aktivitas Anak di Tengah Gempuran Gadget

Lebih lanjut, Prof. Safi’ berharap kehadiran Fakultas Kedokteran dapat membantu menjawab kebutuhan tenaga medis di Madura yang hingga kini masih terbatas, baik dokter umum maupun dokter spesialis. Karena itu, ia mengajak pemerintah daerah di empat kabupaten se-Madura untuk membangun kemitraan strategis, termasuk melalui penyediaan beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat mendukung melalui program beasiswa utusan daerah. Dengan begitu, lulusan Fakultas Kedokteran UTM nantinya dapat kembali mengabdi di daerah asal masing-masing dan membantu memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Madura,” pungkasnya. (*)

Penulis : Fathor

Berita Terkait

Ilkom UNPAM Perkuat Komunikasi Digital Bank Sampah Sentosa
GP Ansor Jatim Lepas Kader Kuliah di Tiongkok
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah
Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I
Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung
Disdik Sumenep Siapkan Renovasi Rumah Dinas Rusak Guru SDN Berakas Raas
Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Ilkom UNPAM Perkuat Komunikasi Digital Bank Sampah Sentosa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:26 WIB

GP Ansor Jatim Lepas Kader Kuliah di Tiongkok

Rabu, 23 September 2026 - 08:05 WIB

Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha

Berita Terbaru

Bupati Fauzi saat diwawancarai usai apel HSN 2026 (Foto: NOLESA.COM)

Daerah

Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:00 WIB