SUMENEP, NOLESA.COM – Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep memperingati Hari Keterbukaan Informasi Nasional (HAKIN) 2026. Acara ini dikemas dengan media gathering bersama para ketua asosiasi media serta jurnalis dari berbagai organisasi.
Media gathering dan peringatan HAKIN 2026 ini digelar di Kantor Komisi Informasi (KI) Sumenep, Kamis, 30 April 2026.
Ketua KI Sumenep, Moh. Rifa’i, menyampaikan pentingnya keterbukaan informasi sebagai fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban formal, tetapi menjadi kebutuhan dalam membangun kepercayaan publik. Peran media sangat strategis sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Mantan Ketua PWI Sumenep itu juga menekankan bahwa momentum HAKIN harus dimaknai sebagai penguatan komitmen seluruh badan publik dalam menyediakan informasi yang akurat, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, kolaborasi antara Komisi Informasi dan media menjadi kunci dalam mengawal implementasi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik di daerah.
“Kami berharap media tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga mitra kritis yang ikut mengawasi jalannya keterbukaan informasi di Sumenep,” tambah alumnus Ponpes Annuqayah ini.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis. Para ketua asosiasi media dan jurnalis yang hadir turut menyampaikan pandangan serta masukan terkait tantangan keterbukaan informasi di lapangan.
Forum diskusi ini diharapkan mampu menghasilkan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas layanan informasi publik, sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara KI Sumenep dengan komunitas pers.
Dengan terselenggaranya media gathering ini, KI Sumenep berharap semangat keterbukaan informasi semakin menguat, sejalan dengan upaya menciptakan pemerintahan yang lebih terbuka dan partisipatif di Kabupaten Sumenep. (*)
Penulis : Rusydiyono









