Ratna Juwita Sari Ingatkan Kementerian ESDM Terkait Target Bauran Energi

Redaksi Nolesa

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratna Juwita Sari anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKB (Foto: Ist)

Ratna Juwita Sari anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKB (Foto: Ist)

JAKARTA, NOLESA.COM – Ratna Juwita Sari selaku anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKB kembali mengkritisi tidak tercapainya target bauran energi terbarukan (ET) Indonesia pada 2025.

Ratna menilai Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak cukup hanya menyampaikan klaim peningkatan, melainkan harus menunjukkan langkah konkret dan terobosan nyata untuk memenuhi target bauran energi nasional, terutama menjelang 2026.

Politikus partai besutan Gus Dur itu mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan Kementerian ESDM, bauran energi terbarukan pada 2025 berada di angka 15,75 persen. Capaian tersebut memang lebih tinggi dibandingkan 2024 yang tercatat 14,65 persen, namun masih belum memenuhi target Kebijakan Energi Nasional (KEN) yang telah direvisi menjadi 17–19 persen untuk tahun 2025.

“Kalau targetnya 17 sampai 19 persen, lalu realisasinya baru 15,75 persen, ini bukan sekadar kurang sedikit. Ini menunjukkan bahwa perencanaan dan eksekusi transisi energi kita masih bermasalah,” tegas Ratna di Jakarta, Senin, 19 Januari 2026.

Selain persoalan bauran energi, ia juga menyoroti rendahnya penambahan kapasitas terpasang energi terbarukan. Dari total kapasitas sekitar 14,3 GW pada 2024, peningkatan sepanjang 2025 hanya mencapai kurang lebih 1,3 GW.

Baca Juga :  Ratna Juwita Sari Desak Pemerintah Tegakkan Komitmen Transisi Energi Bersih

Ratna menilai capaian tersebut belum memadai untuk mengejar target bauran energi dalam waktu yang kian terbatas.

“Dengan penambahan kapasitas seperti ini, jangan heran kalau target terus meleset. Ini sinyal kuat bahwa kita butuh perubahan pendekatan, percepatan proyek, dan kepastian kebijakan,” ujarnya.

Politikus PKB itu menekankan bahwa kegagalan mencapai target pada 2025 harus menjadi peringatan serius agar pemerintah tidak kembali mengulang kesalahan serupa pada 2026.

Baca Juga :  Harumkan Sumenep, Mahasiswa Universitas Annuqayah Ukir Prestasi di UIN Salatiga

Ia mendesak Kementerian ESDM melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari aspek perencanaan, regulasi, skema pembiayaan, hingga keberpihakan terhadap pengembangan energi terbarukan.

“Target bauran energi bukan sekadar angka di atas kertas. Ini menyangkut komitmen transisi energi, ketahanan energi nasional, dan kredibilitas Indonesia di mata publik dan dunia internasional,” kata Ratna.

Ia menambahkan, Komisi XII DPR RI akan terus mengawasi dan mengawal kebijakan energi nasional agar target bauran energi terbarukan tidak kembali sekadar menjadi janji yang gagal direalisasikan. (*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara
Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau
Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat
Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama
Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim
Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan
Influenza A Meluas, Neng Eem Dorong Penguatan Deteksi Dini dan Layanan Kesehatan
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:16 WIB

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB