UMKM Perempuan Kian Berkembang di Era Digital

Redaksi Nolesa

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senior Director of Tokopedia & TikTok E-commerce Indonesia, Stephanie Susilo (Foto: Ist)

Senior Director of Tokopedia & TikTok E-commerce Indonesia, Stephanie Susilo (Foto: Ist)

JAKARTA, NOLESA.COM – Pertumbuhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perempuan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang sangat positif.

Perkembangan ini tidak lepas dari peran platform digital yang kini menjadi pintu utama bagi banyak perempuan untuk memulai dan mengembangkan usaha, bahkan dari rumah.

Hal tersebut disampaikan Senior Director of Tokopedia & TikTok E-commerce Indonesia, Stephanie Susilo, dalam acara She-Connects: “Perempuan Terkoneksi Penggerak Ekonomi Negeri” di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai perempuan semakin berani terjun ke dunia usaha karena dukungan teknologi digital yang memudahkan akses pasar.

“Ya pastinya untuk UMKM, perempuan di UMKM itu kami melihat bertumbuh sangat pesat di tahun-tahun dan kami juga tahu gitu bahwa banyak perempuan itu memulai bisnis mereka itu dari rumah. Mereka melihat platform digital itu menjadikan hal utama untuk memulai bisnis mereka ini,” ujar Stephanie.

Baca Juga :  Optimisme Presiden Prabowo

Menurutnya, UMKM perempuan banyak tumbuh di kategori yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Produk fesyen, kecantikan, ibu dan anak, hingga makanan dan minuman menjadi sektor yang paling banyak digeluti.

“Kalau kita lihat juga dari segi kategori, banyak sekali kategori seperti fashion ataupun kecantikan atau produk ibu dan anak dan juga makanan pastinya, food and beverage itu sangat cocok dan juga banyak penetrasinya oleh UMKM perempuan,” katanya.

Kehadiran marketplace dan social commerce seperti Tokopedia dan TikTok Shop membuka peluang baru yang lebih luas. Bagi Stephanie, platform ini bukan hanya tempat berjualan, tetapi juga ruang untuk bercerita dan membangun hubungan dengan konsumen.

Baca Juga :  Satu Gelar Baru untuk Presiden Jokowi

“Dengan adanya platform seperti Tokopedia dan juga TikTok shop, khususnya TikTok shop sebagai discovery commerce, tidak hanya untuk jualan tapi juga untuk gimana caranya sih kita membuat konten yang relevan tapi konten yang juga bisa storytelling,” jelasnya.

Interaksi dengan audiens pun bisa dilakukan secara langsung melalui live commerce.

Akses pasar tanpa batas geografis menjadi peluang terbesar bagi para mompreneur dan womanpreneur.

“Peluang paling besar kalau misalkan dari sisi marketplace pastinya itu akses pasar yang lebih luas tanpa batas geografis,” ungkap Stephanie.

Melalui ekosistem digital, UMKM kini dapat menjangkau pembeli lintas kota hingga daerah dengan lebih mudah.

Meski demikian, ia mengakui masih ada tantangan yang dihadapi UMKM perempuan, mulai dari literasi digital, manajemen waktu, hingga kepercayaan diri.

Baca Juga :  Kemkomdigi-PPATK Sepakat Blokir Rekening Bank Transaksi Judi Online

“Ada tiga hal yang comes to my mind, yang pertama itu adalah literasi digital pastinya,” ujarnya.

Kepercayaan diri menjadi penting, terutama saat membuat konten dan melakukan siaran langsung.

“Jadi yang paling penting adalah upload aja dulu ya, posting dulu gitu, jangan takut ya,” kata Stephanie.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Tokopedia dan TikTok Shop menghadirkan berbagai program edukasi seperti Shop Academy, Waktunya Start Academy, hingga program pemberdayaan perempuan.

“Program dimana kami bekerjasama dengan berbagai kepemerintahan untuk mengusung dan improve digital literacy para perempuan,” ujarnya.

Stephanie berharap, melalui edukasi dan pemanfaatan platform digital secara konsisten, UMKM perempuan dapat terus tumbuh dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi keluarga dan masyarakat. (*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

Jangan Terkecoh Konten Viral! Pakar Siber Beberkan Alasan Konten Bisa Dihapus
HUT Ke-81 RI Diawali Doa dan Zikir Kebangsaan
Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945
Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot
PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan
Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun
Legislator PKB Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi El Nino, Jangan Sampai Target Produksi Pangan Terganggu
Novita Hardini Soroti Tata Kelola KEK Pariwisata, Nilai Perlindungan Hak Masyarakat Belum Optimal

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Jangan Terkecoh Konten Viral! Pakar Siber Beberkan Alasan Konten Bisa Dihapus

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:25 WIB

HUT Ke-81 RI Diawali Doa dan Zikir Kebangsaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:07 WIB

Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:33 WIB

PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan

Berita Terbaru