MALANG, NOLESA.COM – Rangkaian acara Grand Final Duta Wicara Jawa Timur 2025 yang digelar Komunitas HAMD Public Speaking berlangsung spektakuler.
Acara ini digelar di Gedung Malang Creative Center (MCC), Kota Malang pada Minggu 23 November 2025.
Lebih dari 200 hadirin memenuhi gedung, menunjukkan antusiasme tinggi dari pemerintah maupun masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ajang ini menjadi puncak pencarian figur muda Jawa Timur yang memiliki kemampuan komunikasi publik, wawasan luas, serta karakter yang beretika dan inspiratif.
Sebanyak 20 finalis terbaik dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur tampil memukau setelah melalui proses seleksi sejak Oktober lalu.
Program Duta Wicara Jawa Timur sendiri dirancang sebagai wadah pembentukan moralitas dan kualitas generasi muda yang percaya diri tampil di depan umum.
Konsep wicara dimaknai sebagai keberanian menyampaikan gagasan, berkontribusi bagi lingkungan, dan menginspirasi masyarakat.
Acara puncak mendapat dukungan penuh dari Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang. Rangkaian kegiatan meliputi speech performance, sesi question and answer, hingga prosesi penobatan melalui pemasangan selempang dan mahkota bagi para pemenang.
Dalam sambutannya, Baihaqi, S.Pd., S.E., M.Si., CGCAE menyampaikan apresiasi atas kehadiran para finalis yang dinilai mampu menjadi agen perubahan di Kota Malang.
“HAMD Festival bukan sekadar kompetisi berbicara, tetapi sebuah gerakan untuk melahirkan pemuda-pemudi yang mampu menyuarakan gagasan dengan elegan dan penuh makna,” ujar Baihaqi di hadapan peserta dan tamu undangan.
Founder HAMD Public Speaking, Fahrur Rozi, turut menegaskan bahwa ajang ini membuka peluang yang luas bagi generasi muda.
“Ajang Duta Wicara ini menjadi bukti bahwa tidak ada kemustahilan bagi siapapun yang ingin berjuang dan siapapun bisa menjadi pemenang,” katanya.
Pada malam puncak, gelar Winner Duta Wicara Jawa Timur 2025 berhasil diraih oleh Tara Anastasia dari Kota Malang. Posisi Runner Up 1 ditempati Tara Aliya dari Kabupaten Sumenep, sementara Runner Up 2 diraih Tara Defrin dari Kabupaten Lamongan.
Selain itu, terdapat juara atribut seperti Most Favorite Nara & Tara, Best of Intellectual Clarity, Best of Youth Inspiration, Best of Interpersonal Grace, Best of Wise Influence, Best of Visionary Advocacy.
Penobatan dan penilaian dihadiri oleh dewan juri profesional di bidang Public Speaking, praktisi, profesional modelling, Miss Universe, dan Miss Jawa Timur.
Terselenggaranya Grand Final Duta Wicara Timur bukan hanya sekarang simbolisasi sementara, tetapi menjadi implementasi selamanya dengan menginspirasi bagi banyak orang dengan prestasi dan aksi positif. 20 Finalis Duta Wicara Jawa Timur akan menjadi pilar edukasi yang selalu berkolaborasi dengan lembaga pemerintahan maupun komunitas pemuda di seluruh Jawa Timur. (*)
Penulis : Arif









