Pendidikan sebagai Pilar Kemajuan: Refleksi Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep

Redaksi Nolesa

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(for NOLESA.COM)

(for NOLESA.COM)

Oleh | Fitri Yuliana

OPINI, NOLESA.COM – Memasuki usia ke-756 tahun, Sumenep semakin menunjukkan perkembangan yang signifikan dari tahun ke tahun . Perayaan hari jadi tahun ini menjadi momentum untuk tidak hanya mengenang kejayaan masa lalu, tetapi juga menatap masa depan dengan semangat pembaruan dan mengikuti perkembangan zaman di berbagai sektor, termasuk pendidikan.

Pendidikan merupakan salah satu fondasi utama dalam kemajuan suatu daerah. Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan, baik di jalur pendidikan formal maupun nonformal. Sinergi antara sekolah, pesantren, perguruan tinggi, dan masyarakat menjadi kunci penting bagi kemajuan sektor ini.

Namun, di tengah capaian yang telah diraih, masih terdapat sejumlah tantangan yang patut menjadi perhatian bersama dan perlu untuk dikembangkan demi tercapainya tujuan yang dicita-citakan.

Wilayah Sumenep yang terdiri atas daratan dan kepulauan menghadirkan tantangan tersendiri dalam pemerataan pendidikan. Beberapa sekolah di wilayah kepulauan masih menghadapi keterbatasan fasilitas baik bahan ajar, tenaga pendidik, akses internet, dan fasilitas pendidikan lainnya.

Kondisi ini memerlukan langkah strategis agar kualitas pendidikan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan dan masyarakat kepulauan juga dapat merasakan perkembangan Sumenep dalam bidang pendidikan.

Pemerintah daerah bersama dinas terkait diharapkan dapat terus memperkuat kebijakan afirmatif bagi sekolah di wilayah terpencil, termasuk peningkatan kompetensi guru dan penyediaan sarana pembelajaran digital.

Baca Juga :  Jangan Salah Paham, Ini Makna Hari Kontrasepsi Sedunia yang Diperingati Setiap 26 September

Hal ini juga bertujuan untuk semakin meningkatkan motivasi yang dimiliki oleh siswa dalam menempuh pendidikan sehingga mereka memiliki keberanian untuk bercita-cita dan memajukan Sumenep bersama-sama melalui bidang pendidikan.

Selain itu, Di era teknologi saat ini, literasi digital menjadi keterampilan penting bagi guru maupun siswa. Meski beberapa sekolah sudah mulai beradaptasi dengan penggunaan perangkat teknologi, masih diperlukan pelatihan yang lebih masif dan berkelanjutan agar seluruh pendidik siap menghadapi perubahan pola belajar di era digital sehingga seluruh siswa sadar akan pentingnya literasi digital dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai daerah dengan kekayaan budaya, pariwisata, dan potensi maritim yang besar, kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan menjadi kunci utama bagi kemajuan Sumenep di masa mendatang. Pendidikan tidak semata-mata tanggung jawab pemerintah atau lembaga sekolah, tetapi juga merupakan investasi sosial yang harus ditumbuhkan di setiap lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Asisten Rumah Tangga dan Krisis Rasa Kemanusiaan

Dengan meningkatnya kesadaran akan arti pendidikan, masyarakat akan lebih terdorong untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung proses belajar anak-anak mereka, baik di lingkungan formal seperti sekolah maupun nonformal. Masyarakat juga akan ikut menyumbangkan ide-ide pendidikan yang dapat mendukung pertumbuhan para peserta didik.

Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep menjadi refleksi bahwa perjalanan panjang daerah ini bukan hanya tentang sejarah kejayaan masa lampau, tetapi juga tentang tanggung jawab besar dalam mencetak generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman. (*)

*) Dosen muda UNIBA Madura

Berita Terkait

Muktamar ke-35 NU: Ujian Dialektis Pendewasaan Organisasi
Kemerdekaan dan Dialektika Pembebasan Batin
Desa Tangguh Bencana
Pentingnya Pengelolaan Kesehatan dan Ketahanan Mental Bagi Gen Z dalam Strategi Membangun Masa Depan Menurut Pandangan Islam
ASN Belajar dan Spirit Bulan Muharram: Hijrah Menuju Keberdampakan
Pendaki FOMO: Saat Foto Lebih Penting daripada Keselamatan
Antara Mie Instan dan Masa Depan: Seni Mengelola Uang Saku KIP Kuliah di Tanah Rantau
Menanam Air, Memanen Ketahanan: Reorientasi Kesiapsiagaan Menghadapi Krisis Kekeringan

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Muktamar ke-35 NU: Ujian Dialektis Pendewasaan Organisasi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Kemerdekaan dan Dialektika Pembebasan Batin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:04 WIB

Desa Tangguh Bencana

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Pentingnya Pengelolaan Kesehatan dan Ketahanan Mental Bagi Gen Z dalam Strategi Membangun Masa Depan Menurut Pandangan Islam

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:48 WIB

ASN Belajar dan Spirit Bulan Muharram: Hijrah Menuju Keberdampakan

Berita Terbaru